Dinkes Kabupaten Tegal Sosialisasikan Pembinaan dan Pengawasan SDM Kesehatan
MATERI - Para pemateri saat memberikan Sosialisasi Pelaksanaan Pembinaan dan Pengawasan Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) di Gedung KPRI Bakti Husada, Slawi.--
SLAWI, diswayjateng.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tegal menggelar kegiatan Sosialisasi Pelaksanaan Pembinaan dan Pengawasan Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) di Gedung KPRI Bakti Husada, Slawi.
Acara ini diikuti oleh lebih dari 60 peserta, yang terdiri dari Kasubbag Tata Usaha dan Penanggung Jawab SDMK dari 29 Puskesmas, 11 Rumah Sakit, serta perwakilan dari Wisata Kesehatan Jamu (WKJ), Labkesda, dan Instalasi Farmasi Kabupaten Tegal.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kabid SDMK dan Pemberdayaan Masyarakat, R. Siti Iva Rifda Chomsiyah, S.ST., Bdn., M.M., yang menekankan pentingnya pembinaan SDM sebagai pondasi utama pelayanan kesehatan yang berkualitas.
"Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk menyamakan persepsi mengenai instrumen pembinaan dan pengawasan SDM Kesehatan, agar pelaksanaannya di tiap fasilitas kesehatan bisa lebih sistematis, terukur, dan terstandar," ujar Iva.
BACA JUGA:Cegah Obesitas pada Anak, Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal adakan Refresher Training
BACA JUGA:Tingkatkan SDM Berkualitas, Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal Adakan Koordinasi TP UKS/M
Sambutan juga disampaikan oleh Kasubbag Umum dan Kepegawaian, Rizal Purnomo, S.K.M., M.Kes., yang menyoroti pentingnya pengelolaan kepegawaian berbasis data dan indikator kinerja.
Materi utama disampaikan oleh Ketua Tim SDMK Dinkes Tegal, Begjo Utomo, S.K.M., M.Kes., yang menjelaskan langkah-langkah teknis pelaksanaan pembinaan dan pengawasan, termasuk penggunaan instrumen evaluasi.
Instrumen pembinaan dan pengawasan tersebut mencakup; program kesejahteraan SDMK, perlindungan hukum bagi SDMK, Pelindungan keselamatan dan Kesehatan kerja (K3) kepada SDMK, ketersediaan peraturan internal Fasyankes (pedoman/juknis/SK yang mengatur tata tertib/etika profesi tenaga medis dan tenaga kesehatan) di fasilitas pelayanan Kesehatan, Peningkatan kompetensi SDMK melalui pendidikan/pelatihan/ lainnya, Pengembangan karier SDMK dan penanganan pengaduan.
Menurut Begjo, pembinaan dan pengawasan SDM merupakan suatu upaya untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tenaga kesehatan, serta memastikan standar kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (adv)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
