Grup Facebook Komunitas Gay Gegerkan Pekalongan, Wali Kota Minta Polisi Usut Tuntas

Grup Facebook Komunitas Gay Gegerkan Pekalongan, Wali Kota Minta Polisi Usut Tuntas

Konferensi Pers 100 hari Walikota dan Wakil Walikota Pekalongan Aaf-Balgis--Bakti Buwono/ diswayjateng.id

PEKALONGAN, diswayjateng.id - Wali Kota PEKALONGAN, HA Afzan Arslan Djunaid, atau yang akrab disapa Aaf, akhirnya angkat bicara dengan nada tegas soal grup Facebook yang mengklaim sebagai komunitas gay di PEKALONGAN.

Informasi keberadaan grup itu disampaikan langsung oleh Kapolres Pekalongan Kota kepada dirinya beberapa hari lalu.

“Saya baru dengar dan saya sangat prihatin,” ujar Aaf, Kamis 12 Juni 2025.

Menurut Aaf, keberadaan grup media sosial semacam itu sangat berbahaya, terutama jika sampai diakses oleh anak-anak usia sekolah.

BACA JUGA: Petugas Verifikator Sistem Penerimaan Siswa Baru SMP di Pekalongan Dikarantina

BACA JUGA: Fenomena Grup Gay di Facebook Gegerkan Batang-Pekalongan, Ini Komentar Bupati dan DPRD

Dirinya menyebut, fenomena ini bukan sekadar urusan privasi, tapi sudah menyentuh aspek moral publik yang wajib dilindungi.

“Kami akan telusuri, saya sudah minta aparat kepolisian untuk menyelidiki lebih lanjut,” ucapnya.

Ia merasa resah bila anak-anak dan remaja yang tengah mencari jati diri justru tergiring masuk dalam ruang digital yang salah kaprah.

“Yang kami khawatirkan adalah dampak psikologisnya. Jangan sampai mereka tergoda ikut-ikutan karena kurang pemahaman,” katanya.

BACA JUGA: Kebakaran Landa Rumah di Sragi Pekalongan, Diduga Akibat Korsleting Listrik

BACA JUGA: 372 Jamaah Haji Pekalongan Khusyuk Wukuf di Arafah dan Lempar Jumrah

Aaf bahkan langsung memerintahkan jajarannya untuk segera bergerak, melakukan pendekatan preventif ke sekolah dan kampus.

“Kita akan mulai dari PAUD, SD, SMP hingga kampus, para guru harus dilibatkan,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait