Ribuan Warga Serbu Festival Sate Tegal
FESTA - Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman dan Wakil Bupati Tegal Ahmad Kholid, Sekda Amir Mahmud, serta Bupati Blora Arief Rohman saat menikmati sate kambing di avara Festa 2025.Foto: Yeri Noveli/diswayjateng.id --
SLAWI, diswayjateng.id – Kawasan Alun-alun Hanggawana Slawi berubah jadi lautan asap dan aroma menggoda. Asap dari bara arang mengepul di udara, menandai dimulainya Festival Sate Tegal (FESTA) 2025 yang digelar Pemerintah Kabupaten Tegal melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Porapar).
Ribuan warga berbondong-bondong datang, bahkan sejak pagi. Begitu acara dibuka oleh Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, suasana langsung pecah, ribuan tusuk sate yang disiapkan pun ludes diserbu warga.
“Kehadiran kita hari ini adalah wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam memperkuat ekonomi lokal sekaligus mengangkat identitas serta kebanggaan Kabupaten Tegal di kancah yang lebih luas,” ujar Bupati Ischak.
Dia menyatakan, FESTA 2025 bukan sekadar pesta kuliner, melainkan perayaan gastronomi yang mengangkat kekayaan cita rasa, tradisi, dan kearifan lokal masyarakat Kabupaten Tegal.
BACA JUGA:Adakan Festival Sate 2025
BACA JUGA:Dinas Porapar Kabupaten Tegal Berbagi Ilmu Kepemimpinan
Sebanyak 12.000 tusuk sate atau setara 4.000 porsi dibagikan gratis kepada masyarakat dengan sistem kupon. “Ini simbol kebersamaan dan semangat berbagi khas masyarakat Tegal,” ujar Ischak.
Selain Bupati, acara juga dihadiri Wakil Bupati Tegal Ahmad Kholid, Sekda Amir Mahmud, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Bahkan, Bupati Blora pun turut hadir untuk mencicipi langsung sate Tegal yang terkenal kelezatannya.
"Saya sengaja datang ke sini. Rasanya memang beda! Sate Tegal itu empuk, gurih, dan bumbunya khas banget,” ujar Bupati Blora H. Arief Rohman, sambil tersenyum puas setelah menyantap beberapa tusuk sate kambing.
Sate kambing Tegal sudah lama dikenal sebagai ikon kuliner daerah. Dagingnya empuk, tidak prengus, dan bumbunya meresap sempurna. Rahasianya? Racikan bumbu turun-temurun dan teknik bakar khas warung sate Tegal.
BACA JUGA:Dinas Porapar Kabupaten Tegal Adakan Jambore Pemuda
BACA JUGA:Dinas Porapar Kabupaten Tegal Gelar Seleksi Tari Tunggal Kreasi Daerah
“Kalau di Tegal itu, potongan dagingnya besar-besar, dibakar pakai arang kelapa, jadi aroma dan rasanya lebih mantap,” tutur Sulastri (38), warga Desa Dukuhwaru yang datang bersama keluarganya.
“Saya rela antre panjang, soalnya sate gratis tapi rasanya juara!”
"Setiap tahun semoga ada lagi. Anak-anak senang banget, suasananya meriah, dan satenya luar biasa enak,” sambung Agus Prasetyo (45), warga Adiwerna.
Bupati pun mendorong agar para peternak lokal melakukan inovasi, termasuk menyilangkan kambing lokal dengan jenis impor agar menghasilkan daging yang lebih besar dan cepat tumbuh.
BACA JUGA:Adu Strategi Warnai Lomba Pitulasan Dinas Porapar Kabupaten Tegal
BACA JUGA:Wisata Sepi, PAD Seret, DPRD Kabupaten Tegal Sentil Dinas Porapar
“Kalau kita bisa perkuat hulu sampai hilirnya, mulai dari peternak sampai penjual sate, ekonomi rakyat akan makin kokoh,” tandasnya.
FESTA 2025 menghadirkan 30 partisipan dari berbagai penjuru Kabupaten Tegal, masing-masing menampilkan varian olahan sate dengan resep dan gaya penyajian berbeda. Selain menjadi ajang promosi kuliner, acara ini juga menjadi magnet wisata baru di Kabupaten Tegal.
"Antusias masyarakat luar biasa. Rencananya FESTA akan kami jadikan agenda tahunan supaya persiapannya lebih matang dan semakin meriah,” ujar Kepala Dinas Porapar Kabupaten Tegal, Akhmad Uwes Qoroni, di sela kegiatan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
