Fraksi Perbanas DPRD Kabupaten Tegal Soroti Optimalisasi PAD

Fraksi Perbanas DPRD Kabupaten Tegal Soroti Optimalisasi PAD

PARIPURNA - Anggota Fraksi Perbanas Aeni Fitriyah saat membacakan pemandangan umum dalam Rapat Paripurna.Foto: Yeri Noveli/diswayjateng.id--

SLAWI, diswayjateng.id — Fraksi Persatuan Pembangunan Amanat Nasional (Perbanas) DPRD Kabupaten Tegal. Menyampaikan pandangan umum terhadap Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD-P) Tahun Anggaran 2025. Dalam sidang paripurna yang digelar di ruang rapat utama DPRD Kabupaten Tegal.

Dalam kesempatan tersebut, Fraksi Perbanas memberikan apresiasi atas penyampaian Nota Keuangan oleh Pemerintah Kabupaten Tegal, yang dinilai sebagai wujud komitmen dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan adaptif terhadap dinamika kebutuhan masyarakat.

“Perubahan APBD merupakan langkah penting untuk menyesuaikan asumsi-asumsi makro fiskal daerah dengan perkembangan kondisi riil. Maka, penting bagi seluruh pihak untuk menjaga keseimbangan antara pendapatan, belanja, dan pembiayaan,” ujar Anggota Fraksi Perbanas Aeni Fitriyah saat membacakan pemandangan umum mewakili Ketua Fraksi Perbanas Nur Fasikha.

Fraksi Perbanas juga menyoroti perlunya langkah inovatif dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama dari sektor retribusi dan pengelolaan aset daerah yang selama ini dinilai belum tergarap optimal.

BACA JUGA:Fraksi PKS DPRD Kabupaten Tegal Soroti Transparansi Prioritas Anggaran dalam Nota Keuangan Perubahan APBD 2025

BACA JUGA:Respon Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Tegal Terhadap Perubahan APBD 2025

Selain itu, Perbanas juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas aparatur pemerintah daerah dalam menggali potensi PAD baru.

“Kami berharap upaya optimalisasi PAD tidak hanya bergantung pada sumber konvensional, tetapi juga mengarah pada digitalisasi pelayanan dan pemanfaatan aset-aset strategis daerah,” ujarnya.

Terkait dengan sisi belanja, Fraksi Perbanas menyambut baik alokasi anggaran yang diarahkan pada sektor-sektor prioritas, seperti layanan kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur dasar. Namun demikian, fraksi ini juga mengingatkan agar prinsip efisiensi dan efektivitas tetap dijunjung tinggi dalam pelaksanaannya.

Setiap rupiah belanja, menurut Fraksi Perbanas, harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam upaya pemulihan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan sosial.

BACA JUGA:DPRD Kabupaten Tegal Singgung Tidak Adanya Penghargaan untuk Atlet Berprestasi

BACA JUGA:Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Tegal Desak Perda yang Disahkan agar Dibuatkan Perbup

Pada aspek pembiayaan, baik dari sisi penerimaan maupun pengeluaran, Fraksi Perbanas mendorong agar Pemerintah Kabupaten Tegal tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian (prudential fiscal management) agar tidak menimbulkan beban fiskal di masa mendatang.

Selain itu, fraksi ini juga menggarisbawahi pentingnya kebijakan fiskal yang responsif dalam menjawab tantangan ekonomi lokal, seperti pengendalian inflasi, penurunan angka kemiskinan, serta pemberdayaan UMKM.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait