Hari Ini Buka Puasa Akbar di Solo, Pemkot dan Kerajaan Arab Saudi Siapkan 12.500 Paket Makanan

Kabagops Polresta Solo, AKP Engkos Sarkosi, S.IK., M.Si., M.K.-Achmad Khalik Ali-
SOLO, diswayjateng.id -- Pemerintah Kota Solo (Pemkot Solo) bersama Kerajaan Arab Saudi dan Yayasan Al Madinah akan menggelar buka puasa bersama akbar pada Jumat 14 Maret 2025.
Acara ini akan berlangsung di Stadion Manahan dengan panjang area mencapai 2,7 kilometer, menjadikannya sebagai salah satu kegiatan buka bersama terbesar di Indonesia yang berpotensi mencetak Rekor MURI.
Semula, acara ini direncanakan berlangsung di Jalan Gendengan hingga perempatan Novotel.
Namun, karena padatnya lalu lintas di kawasan tersebut selama Ramadan, lokasi dipindahkan ke area luar Stadion Manahan agar lebih nyaman dan mampu menampung lebih banyak peserta.
BACA JUGA:Notaris Yustiana Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Pemalsuan Akta
BACA JUGA:PT Jasamarga Jogja Solo Lakukan TJSL Modernisasi Pertanian di Wilayah Operasional
Menurut Ust. Muhammad Naim, pengurus Yayasan Al Madinah, panitia telah menyiapkan 12.500 kotak makanan bagi masyarakat yang hadir.
“Awalnya, acara akan digelar di Plaza Patung Soekarno dan mengelilingi area tersebut. Namun, setelah mempertimbangkan kapasitas dan kenyamanan, akhirnya diputuskan untuk dipusatkan di Stadion Manahan. Panitia juga telah menyiapkan 12.500 paket konsumsi,” ungkapnya.
Dengan perkiraan jumlah peserta yang besar, arus lalu lintas di sekitar Stadion Manahan diprediksi mengalami peningkatan.
Polresta Solo bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surakarta telah menyiapkan langkah-langkah pengamanan untuk memastikan kelancaran acara.
BACA JUGA:Jelang Mudik Lebaran, Terminal Tirtonadi Solo Gelar Ramp Check untuk Bus dan Sopir
BACA JUGA:Kasus Sengketa Nasabah vs BSI, Mediasi Gagal, Sidang Berlanjut ke Tahap Jawaban Tergugat
AKP Engkos Sarkosi, S.IK., M.Si., M.K., Kabagops Polresta Solo menyampaikan pihaknya akan mengerahkan 200 personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Dishub, Satpol PP, dan instansi lainnya.
“Kami akan memastikan arus lalu lintas tetap aman dan terkendali. Tidak ada penutupan jalan, tetapi jika jumlah peserta membludak, kami siap melakukan rekayasa lalu lintas,” jelas Engkos.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: