2 Dosen INSIP Pemalang Isi Seminar Islam dan Kemandirian Emosional Perspektif Psikologi di Makassar

MENYAMPAIKAN - Dua dosen INSIP sedang menyampaikan materi seminar tentang islam dan kemandirian emosional perspektif psikologi.Foto: Agus Pratikno/diswayjateng.id--
PEMALANG, diswayjateng.id - Seminar bertajuk 'Islam dan Kemandirian Emosional Perspektif Psikologi' di HaBit Us Caffee Makassar. Menghadirkan dua narasumber utama dari Institut Agama Islam Pemalang (INSIP). Mereka adalah dua orang dosen INSIP, Wakil Rektor 2 Arina Athiyalllah dan Kepala Jurusan Psikologi INSIP Lika Hestyaningsih.
Acara seminar diikuti lebih dari 100 orang peserta. Banyaknya peserta yang mengikuti acara seminar ini, dari masyarakat umum dan mahasiswa. Seminar ini bertujuan untuk membahas peran ajaran Islam dalam membangun kemandirian emosional. Baik dari sisi individu maupun komunitas khususnya wanita.
Wakil Rektor 2 INSIP Arina Athiyalllah sebagai pemateri pertama menyampaikan bahwa pemahaman yang mendalam tentang konsep kemandirian emosional itu, berdasarkan nilai-nilai Islam yang dapat membantu individu dalam menghadapi tantangan kehidupan modern yang semakin kompleks.
Arina Athiyallah lebih lanjut memaparkan tentang kemandirian emosional. Dimana kemandirian emosional dapat dicapai melalui penerapan nilai-nilai. Seperti kesabaran (sabr), keikhlasan, dan tawakal.
BACA JUGA:Dosen INSIP Pemalang Raih Prestasi Dunia
BACA JUGA:18 Mahasiswa INSIP Kabupaten Pemalang KKN Internasional di Terengganu Malaysia
“Ajaran Islam ini, memberikan landasan yang kuat untuk membantu individu mengelola emosi dan mencapai keseimbangan hidup,”katanya.
Sementara itu, pemateri kedua Lika Hestyaningsih menyoroti peran spiritualitas dalam membentuk kemandirian emosional. Menurutnya kekuatan iman dan hubungan yang erat dengan Allah SWT menjadi kunci utama dalam menghadapi tekanan emosional.
Setelah dua narasumber selesai memaparkan materinya, ada sesi diskusi. Dalam sesi diskusi, para peserta diberikan kesempatan untuk berdialog langsung dengan para narasumber.
Pertanyaan yang diajukan beragam, mulai dari cara mengatasi stres hingga membangun hubungan yang sehat dalam keluarga berdasarkan nilai Islam.
BACA JUGA:Insip Pemalang Kirim 4 dosen Isi Seminar Nasional di Balikpapan
BACA JUGA:18 Mahasiswa INSIP Kabupaten Pemalang KKN Internasional di Terengganu Malaysia
Seminar ini memberikan rekomendasi praktis, seperti pentingnya membangun rutinitas ibadah, memperbanyak refleksi diri, dan memperkuat koneksi sosial yang positif. Sehingga membuat peserta seminar mengaku telah mendapatkan wawasan baru tentang bagaimana mengelola emosi dalam kerangka ajaran Islam.
Makanya seminar ini mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, sebagai langkah strategis dalam mengintegrasikan ajaran agama dengan pendekatan psikologi modern.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: