Viral! Gara-gara Anaknya Tantrum Menangis Histeris, Penumpang KRL Dipaksa Turun, Cek Faktanya

Viral! Gara-gara Anaknya Tantrum Menangis Histeris, Penumpang KRL Dipaksa Turun, Cek Faktanya

Viral! Gara-gara Anaknya Tantrum Menangis Histeris, Penumpang KRL Dipaksa Turun, Cek Faktanya--

JAKARTA, DISWAYJATENG-- Sebuah video anak menangis tantrum di gerbong kereta api listrik (KRL) viral di media sosial. Gara-gara anaknya tantrum dan histeris, perempuan penumpang KA tersebut dipaksa turun.

Video yang dibagikan di lini masa sebuah akun Instagram itu pun banjir komentar para netizen.

Dalam unggahan video tersebut, tampak seorang ibu yang mengenakan hijab yang mengenakan baju putih terlihat di hampiri petugas KRL.

BACA JUGA:Ini Tampang 6 Anggota Geng Motor yang Viral di Losari Sudah Diciduk, Terungkap Alasannya

Terlihat dalam tayangan video viral tersebut wanita penumpang KRL yang dipaksa turun oleh petugas lantarannya anaknya menangis dan tidak mau diam (tantrum) hingga mengganggu ketenangan penumpang lainnya.

Sang ibu terlihat bingung harus berbuat apa lantaran sang anak tidak juga mau terdiam dan terus menangis didalam KRL.

Petugas pun menyuruh wanita dan anaknya tersebut untuk turun satu KRL, sementara anaknya terus saja menangis.

BACA JUGA:Video 47 Detik Viral, Rebecca Klopper Akhirnya Buka Mulut; Begini yang Disampaikan

Fakta Penumpang KRL Diturunkan Paksa

Video seorang ibu penumpang KRL yang diturunkan paksa karena anaknya berisik akibat menangis tantrum itu viral di media sosial.

Unggahan tersebut sontak langsung ditanggapi pihak pengelola Kereta Api Listrik.

Manager External Relations & Corporate Image Care KAI Commuter (KCI) Leza Arlan mengatakan, kejadian disuruh turunnya penumpang yang membawa anak kecil tersebut terjadi pada Minggu 11 Juni 2023.

Kejadian berawal dari petugas keamanan (WALKA) KAI Commuter melihat seorang anak menangis keras di dalam gerbong dari Stasiun Bojong Gede sampai Stasiun Depok.

Ibu sang anak terlihat berusaha menenangkan anaknya, namun anaknya tetap menangis, Leza mengatakan petugas pihaknya juga berusaha membantu sang ibu untuk menenangkan anaknya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: