Bangganya Taj Yasin, Bawaslu Libatkan Pramuka Sebagai Pengawas Partisipatif

Bangganya Taj Yasin, Bawaslu Libatkan Pramuka Sebagai Pengawas Partisipatif

--

Semarang (DiswayJateng) - "Kawal Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 dengan Adil". Itulah pesan yang dituliskan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen saat mengunjungi stand Saka Adhyasta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang dalam kegiatan Pembukaan Perkemahan Wirakarya Daerah X dan Kemah Bakti Gugus Depan Perguruan Tinggi Kwartir Daerah Jawa Tengah Tahun 2022 Binwil Semarang dan Binwil Kedu, Rabu(22/06/2022).
 
Taj Yasin merasa senang Bawaslu Kota Semarang melibatkan organisasi Pramuka untuk memperkenalkan pentingnya pemilu. Di samping itu, Bawaslu juga menggandeng Pramuka untuk menjadi pengawas partisipatif pada Pemilihan Presiden tahun 2024 mendatang.   
 
"Saya senang dengan dimulai sejak dini, mengenalkan bagaimana tahapan-tahapan pemilu. Dan tentu dengan pembelajaran itu, (akan dipahami) apa sih pentingnya pemilu," tuturnya. 
 
Pemilu bukan hanya sekadar ajang pesta rakyat, sambung Taj Yasin. Dia menandaskan, pemilu adalah penentuan kemajuan bangsa untuk lima tahun ke depan.
 
"Sehingga saya berharap, dengan adanya pemilu 2024, lewat gerakan Pramuka, (nantinya) sikap dalam Pemilu, (bisa) mengawal pemilu 2024, memberikan wawasan kepada masyarakat untuk menentukan pemimpin yang lebih baik. Dan ingat, pesan saya pemilu bukan mengganti tapi meneruskan," kata Taj Yasin.
 
Sekretaris Saka Adhyasta Bawaslu Kota Semarang, Marini mengaku pola pikirnya berubah setelah mendapatkan pembekalan dari Bawaslu. Dia menjadi paham mengapa tidak boleh sembarangan memberikan suara. 
 
"Dulu pas waktu pemilu tinggal pilih aja. O siapa sih yang dikenal. Apalagi kaya pemilihan gubernur kemudian partai-partai (wakil rakyat), itu kita tinggal milih aja. Tapi sekarang kita tahu bahwa tidak semua itu kita harus langsung memilih, tapi juga harus dilihat juga dari visi misi, juga cara kerjanya," urai gadis yang tercatat sebagai mahasiswi Undip itu.
 
Marini menambahkan, dalam pembekalan juga diberikan pengetahuan mengenai  beragam pelanggaran dalam pemilu dan jenis tindak sengketa. Dia pun mengaku siap apabila dilibatkan sebagai pengawas partisipatif dalam pemilu 2024.
 
"Untuk rencana selanjutnya, kan untuk mempersiapkan juga pilpres 2024, kita akan memberikan sosialisasi kepada masyarakat, juga dengan anak-anak muda zaman millenial, supaya tidak salah pilih, jugq lebih semangat mengawasi pemilu, supaya kelak Indonesia menjadi lebih baik dan lebih maju," tutupnya.(GBR)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: