BBPOM Semarang Uji 136 Sampel Takjil Ramadan, Hasilnya Bebas Formalin dan Boraks
BBPOM Semarang Uji 136 Sampel Takjil Ramadan, Hasilnya Bebas Formalin dan Boraks-Wahyu Sulistiyawan-Wahyu Sulistiyawan
Rustyawati mengatakan pengawasan dilakukan setiap hari oleh tim yang diterjunkan ke berbagai wilayah.
“Pada bulan Ramadan ini pengawasan dilakukan secara intensif. Hampir setiap hari ada tim yang turun ke lapangan untuk memastikan keamanan pangan yang beredar di masyarakat,” katanya.
Meski demikian, ia menegaskan kegiatan pengawasan rutin tetap berjalan sepanjang tahun. Setelah Ramadan berakhir, pengawasan akan kembali dilakukan secara reguler.
“Setelah Lebaran pengawasan tetap berjalan seperti biasa, karena BPOM memang melakukan pengawasan rutin setiap hari,” ujarnya.
Selain melakukan pengujian makanan siap saji, BPOM juga memeriksa sarana distribusi pangan seperti distributor, pasar tradisional, hingga ritel modern.
Selama tiga minggu pertama Ramadan, BPOM telah memeriksa 21 sarana distribusi pangan untuk memastikan produk yang dijual memiliki izin edar dan masih layak konsumsi.
Dalam pemeriksaan tersebut, petugas masih menemukan beberapa produk pangan olahan tanpa izin edar.
“Ada beberapa produk yang ditemukan tanpa izin edar. Produk seperti ini tidak boleh dijual, sehingga langsung kami tarik dari peredaran,” kata Rustyawati.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


