Rusaknya Alam Pegunungan Kendeng Dibidik TMMD Kodim Pati

Rusaknya Alam Pegunungan Kendeng Dibidik TMMD Kodim Pati

TMMD Kodim Pati siap menghijaukan gundulnya hutan di Pegunungan Kendeng. --

PATI, diswayjateng.com - Rusaknya lingkungan alam di Pegunungan Kendeng hingga kerap memicu bencana alam tak lepas dari sorotan Kodim 0718/Pati. 

Penanganan gundulnya hutan di pegunungan setempat, juga masuk dalam agenda program Tentara Manunggal Membangun Desa atau TMMD ke-128 Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan TMMD ini menyasar wilayah Desa Gunungpanti, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati. Wilayah Kecamata Winong juga berada di kawasan Kendeng. 
Dandim Pati bersama PLT Bupati Pati bersinergi dalam percepatan pembangunan desa melalui TMMD--

Dandim 0718/Pati Letkol Arm Timotius Berlian Yogi Ananto mengatakan, agenda penghijauan di wilayah Pegunungan Kendeng direncanakan pada 2 Mei.

"Kita melakukan penghijauan kurang lebih sekitar 1.000 pohon. Intinya kita peduli agar Pegunungan Kendeng tidak terjadi longsor lagi,” ujar Timotius. 

Menurut Timotius, program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik saja. Namun juga pembangunan non fisik, salah satunya penghijauan. 

Timotius mengatakan, program TMMD Kecamatan Winong menyasar sejumlah proyek fisik. Antara lain pembangunan jalan 950 meter, renovasi 6 rumah tak layak huni, pengeboran sumur pertanian dan pembangunan 6 titik MCK di Desa Godo.

"Proyek fisik ini sebagai langkah percepatan infrastruktur desa dan peningkatan kualitas hidup warga, " terang Timotius. 

Timotius menambahkan, rangkaian kegiatan TMMD ke-128 berlangsung selama 30 hari. Target pekerjaan diharapkan selesai tepat waktu saat penutupan pada 21 Mei 2026 mendatang. 

Dalam kesempatan yang sama, Plt. Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menambahkan, TMMD adalah instrumen kolaboratif menjawab kebutuhan dasar masyarakat di wilayah pedesaan.

Menurut Risma, TMMD merupakan agenda rutin yang berdampak langsung bagi masyarakat. 

“Kegiatan ini memang kegiatan rutin yang dilakukan oleh TNI bersama Pemerintah Kabupaten Pati mempererat kebersamaan antara TNI dan masyarakat,” ujar Risma pada Sabtu (25/4/2026). 

Risma menilai sinergi antara TNI, Pemkab, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program TMMD. Kolaborasi diharapkan mampu mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa.

Ia berharap cakupan TMMD ke depan semakin luas. Yakni menyasar daerah-daerah yang lebih terpencil atau wilayah perbatasan Kabupaten Pati dengan daerah yang lain. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait