Bantah ada Pungli, Warga Morosari Gandeng LBH Tempuh Jalur Hukum
Kondisi jalan desa menuju proyek jalan tol-nungki diswayjateng-
DEMAk, diswayjsteng.id - Terkait pemberitaan pungli bagi truk yang masuk ke Dusun Morosari, pengurus RT dan RW serta sejumlah tokoh Dusun Morosari Desa Bedono menyatakan keberatan atas ucapan Robby Sumarna Humas CRBC Wika PP tempo hari lalu yang menyebut penghambat pelaksanaan proyek tol selama ini adanya ulah beberapa oknum warga Morosari Bedono Sayung.
Sudarman, selaku ketua RW 05 Dusun Morosari Desa Bedono membantah dengan tegas adanya dugaan pungli seperti kabar yang disampaikan oleh Roby Sumarna. Untuk itu pihaknya menggandeng pengacara tempuh jalur hukum.
“Atas yang dikatakan Robby Sumarna, di diswayjateng.id dan beberapa media, saya nyatakan tidak ada warga yang melakukan pungli," jelasnya.
Ia pun meminta Robby untuk datang kelokasi secara langsung dan membuktikan tuduhannya kalau di wilayah Morosari Bedono Sayung ada pungli.
BACA JUGA:Pungutan Liar di Sayung-Bedono Hambat Suplai Material Proyek Tol Semarang–Demak
BACA JUGA:Banjir Rob di Demak Tak Kunjung Surut, Pelajar Kesulitan Berangkat ke Sekolah
“Dengan dia menyampaikan seperti itu seolah olah itu berarti menuduh secara tidak langsung bahwa warga kami atas nama Akamsi (Anak Kampung sini) melakukan Pungli sebesar 8.000,- sampai dengan 24.000,- jelas itu fitnah," ucapnya pada diswayjateng.id, Minggu 1 Juni 2025.
Pihaknya juga menanyakan dasar yang disudutkan oleh Humas CRBC Wika PPtersebut tentang darimana warga dituduh seperti itu.
“Ayo segera buktikan, jangan asal tuduh pak Robby," tantangnya.
Darman juga menyayangkan statement dari Robby Sumarna tentang salah satu penghambat proyek tol Pungli. Darman menyebut itu salah besar. Karna penghambat proyek ini adalah jalan menuju akses proyek tol yang memang sudah rusak parah dan butuh segera diperbaiki.
BACA JUGA:Jelang Idul Adha, 40 Peserta Ikuti Bimtek Juru Sembelih Halal di Kota Tegal
BACA JUGA:Kendaraan Melintasi GT Banyumanik 79.271 Unit Menuju Solo
“ Jalanan rusak ditambah kalau siang atau sore disepanjang jalan yang dilalui armada pengangkut material kena air rob, jadi para sopir akan jalan pelan pelan, diperparah lagi sering juga mobil angkutan material yang putar balik tidak jelas dengan muatan barang masih penuh” imbuhnya.
Hal senada juga disampaikan H. Suharno Ketua Pembangunan maqom atau TPA RW 05, Dusun Morosari Tonosari Desa Bedono , pihaknya menyebut adanya hanyal infaq untuk pembangunan maqom/TPA yang ada diwilayah RW 05 Dusun Morosari Tonosari Desa Bedono Sayung Demak
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



