Dipicu Pergerakan Tanah, Dua Pipa Transmisi Tirta Ayu Tegal Putus
DIKEBUT - Proses perbaikan pipa DN 200 milik Perumda Tirta Ayu dikebut.--
SLAWI, diswayjateng.com - Terjadinya pergerakan tanah di Dukuhbenda Kecamatan Bumijawa mengakibatkan dua pipa transmisi DN 400 milik PT Tirta Utama Jawa Tengah dan pipa DN 200 milik Perumda Tirta Ayu putus. Hal ini berdampak pada pendistribusian air ke sejumlah pelanggan yang ada di wilayah Kabupaten Tegal.
Dirut Perumda Tirta Ayu, Nandang Indradani ST didampingi Dirtek Mas Hadi Zaeni SH dan Kabag Transmisi Distribusi, Tedy Dwi Krisnanto SKom menyatakan saat ini proses perbaikan untuk pipa PN 200 milik Perumda Tirta Ayu sedang dilaksanakan oleh Perumda Tirta Ayu Kabupaten Tegal.
"Estimasi perbaikan selesai hari ini dan akan dilanjutkan dengan normalisasi aliran ke wilayah pelanggan yang terdampak," ujarnya Kamis (26/3).
Sementara untuk perbaikan pipa DN 400 milik PT Tirta Utama Jawa Tengah masih menunggu langsiran pipa dan pengerjaan dari teknisi.
"Untuk pengerjaan pipa DN 200 milik Perumda Tirta Ayu dilakukan dengan upaya pengalian dan pemindahan jalur pipa," terangnya.
Pihaknya menyebut bahwa wilayah Dukuhbenda, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, memang menjadi salah satu titik rawan putusnya pipa transmisi PDAM/PDAB. Hal ini terutama disebabkan oleh bencana alam yang merusak infrastruktur pipa.
"Penyebab utama putus pipa disebabkan pergerakan tanah dan tanah longsor di area Dukuhbenda menjadi faktor utama rusaknya pipa transmisi," ungkapnya.
Putusnya pipa-pipa tersebut sering menyebabkan aliran air terhenti total (mati total) dan berdampak pada ribuan pelanggan di wilayah Kabupaten dan Kota Tegal. Perbaikan kerap dilakukan secara intensif oleh tim teknis, namun ancaman pergerakan tanah susulan membuat area ini tetap menjadi perhatian khusus dalam hal ketahanan infrastruktur air.
Dengan demikian, kawasan Dukuhbenda dan sekitarnya (termasuk Sumbaga) merupakan area rawan bencana yang secara langsung memengaruhi keandalan jaringan pipa transmisi PDAM.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:







