Kesaksian Ledakan Petasan Pekalongan, Warga: Seperti Bom
Petugas rescue membersihkan puing puing rumah yang kena ledakan petasan, Sabtu 21 Maret 2026-Disway Jateng/Bakti Buwono-
“Asapnya tebal sekali, setelah agak hilang baru kelihatan rumahnya sudah hancur,” ujarnya.
Material bangunan beterbangan hingga merusak rumahnya.
Kaca jendela pecah, puluhan eternit rusak, dan genting berjatuhan akibat terpental dari pusat ledakan.
Di tengah kepanikan, terdengar teriakan minta tolong dari berbagai arah.
Wahidin mengaku melihat sejumlah korban terkapar dengan luka serius.
“Ada yang berdarah, warga langsung minta ambulans,” tuturnya.
Ia menyebut ambulans baru tiba sekitar setengah jam setelah kejadian.
Korban yang berada di dalam rumah disebut mengalami luka paling parah dibandingkan yang berada di luar.
Wali Kota Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid, mengaku terkejut saat menerima laporan ledakan tersebut.
“Ada ledakan petasan, rumah roboh, dan sejumlah korban,” katanya.
Dari laporan sementara, terdapat sembilan korban dalam peristiwa itu.
Sebagian korban masih menjalani perawatan di rumah sakit, termasuk yang dalam kondisi kritis.
Wali Kota kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak bermain atau meracik petasan.
Ia menegaskan momen Lebaran seharusnya diisi dengan kegiatan yang aman dan positif.
“Jangan sampai mencari risiko sendiri, Lebaran itu momen kebahagiaan,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:








