Perbaikan Jalan Dikebut, Pemkab Tegal Targetkan Rampung Sebelum Lebaran
PERBAIKAN JALAN - Sejumlah pekerja sedang memperbaiki salah satu ruas jalan di Kabupaten Tegal, akhir tahun 2025.--
SLAWI, diswayjateng.com – Pemerintah Kabupaten Tegal mengebut perbaikan sejumlah ruas jalan rusak menjelang arus mudik Idulfitri 2026. Melalui program pemeliharaan rutin, perbaikan ditargetkan rampung sebelum Lebaran agar masyarakat, khususnya para pemudik, dapat melintas dengan lebih aman dan nyaman.
Wakil Bupati Tegal Ahmad Kholid menyampaikan hal tersebut saat menghadiri kegiatan Tarawih dan Silaturahmi (Tarhim) di Desa Dukuhjati Wetan, Kecamatan Kedungbanteng, Rabu (4/3/2026) malam.
Dalam kesempatan itu, ia juga memaparkan sejumlah program pembangunan daerah kepada masyarakat setempat. Menurutnya, kondisi infrastruktur jalan menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah, terutama menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat saat musim mudik.
“Kami menargetkan perbaikan jalan yang rusak bisa selesai sebelum Lebaran. Harapannya, masyarakat yang pulang kampung maupun yang beraktivitas sehari-hari dapat melintas dengan nyaman dan aman,” kata Kholid.
Dia menjelaskan, pada tahun 2026 Pemerintah Kabupaten Tegal mengalokasikan anggaran pembangunan jalan sebesar Rp2,36 miliar untuk wilayah Kecamatan Kedungbanteng.
Selain itu, pemerintah daerah juga menyiapkan anggaran pemeliharaan jalan sebesar Rp640 juta khusus untuk memperbaiki ruas-ruas yang mengalami kerusakan menjelang Idulfitri.
Anggaran tersebut, lanjutnya, difokuskan pada perbaikan titik-titik jalan yang dinilai paling membutuhkan penanganan cepat, terutama jalur yang menjadi akses utama masyarakat.
“Pemeliharaan rutin ini penting agar jalan tetap layak dilalui. Apalagi menjelang Lebaran biasanya arus kendaraan meningkat cukup signifikan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Dukuhjati Wetan Mohammad Apriyanto menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tegal atas perhatian terhadap pembangunan infrastruktur di wilayahnya. Menurut dia, perbaikan jalan sangat dirasakan manfaatnya oleh warga.
“Kami berterima kasih karena pembangunan jalan di wilayah Kedungbanteng terus diperhatikan. Akses masyarakat jadi lebih baik dibanding sebelumnya,” ungkap Apriyanto.
Dia juga menyampaikan harapan masyarakat terkait peningkatan jembatan penghubung antara Desa Dukuhjati Wetan, Kecamatan Kedungbanteng, dengan Desa Rancawiru, Kecamatan Pangkah. Saat ini, jembatan tersebut belum dapat dilalui kendaraan roda empat.
“Kami berharap jembatan penghubung Dukuhjati Wetan dan Rancawiru bisa ditingkatkan agar bisa dilalui mobil. Kalau aksesnya lebih besar, masyarakat akan lebih mudah menuju pasar maupun sekolah,” ucapnya.
Harapan serupa juga disampaikan warga setempat. Salah seorang warga Dukuhjati Wetan, Suyanto (46), mengatakan perbaikan jalan sebelum Lebaran sangat dinantikan masyarakat karena jalur tersebut sering dilalui pemudik.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
