Puting Beliung Terjang Warureja Tegal, Belasan Rumah Warga Rusak

Puting Beliung Terjang Warureja Tegal, Belasan Rumah Warga Rusak

PUTING BELIUNG - PMI Kabupaten Tegal saat memberikan bantuan kepada keluarga terdampak angin puting beliung di Kecamatan Warureja, Jumat (6/3/2026).--

SLAWI, diswayjateng.com – Cuaca ekstrem kembali melanda wilayah Kabupaten Tegal. Dua desa di Kecamatan Warureja diterjang angin puting beliung pada Rabu (4/3/2026).

Peristiwa tersebut menyebabkan belasan rumah warga mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap yang terbang diterjang angin kencang.

Ketua PMI Kabupaten Tegal, Iman Sisworo melalui Kepala Markas PMI Kabupaten Tegal, Sunarto, mengatakan bencana angin puting beliung terjadi di Desa Kendayakan dan Desa Sukareja.

“Angin kencang disertai hujan deras terjadi pada Rabu sore. Dampaknya cukup terasa karena beberapa rumah warga mengalami kerusakan, terutama di bagian atap,” ujar Sunarto, Jumat (6/3/2026).

Dia mengungkapkan, di Desa Kendayakan kerusakan terjadi di Dukuh Bandung. Dua rumah warga dilaporkan terdampak, yakni milik Dirno dan Tasripin yang sama-sama tinggal di RT 08 RW 04.

Rumah Dirno mengalami kerusakan paling parah sehingga keluarganya terpaksa mengungsi sementara ke rumah kerabat. Sementara rumah Tasripin juga mengalami kerusakan akibat atap yang terlepas saat angin kencang melanda.

“Kejadian bermula sekitar pukul 15.00 hingga 17.00 WIB saat hujan turun cukup deras disertai angin kencang. Dalam waktu singkat, angin merusak atap rumah warga,” kata Sunarto.

Meski demikian, dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Kerugian akibat kerusakan dua rumah di Desa Kendayakan diperkirakan mencapai hampir Rp1 juta.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak, PMI Kabupaten Tegal menyalurkan bantuan pada Jumat (6/3/2026). Bantuan diberikan langsung kepada dua kepala keluarga tersebut.

“PMI memberikan bantuan berupa uang tunai total Rp500 ribu serta paket sembako untuk membantu kebutuhan sementara keluarga terdampak,” ujarnya.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Ketua PMI Kabupaten Tegal dan disaksikan oleh staf Kecamatan Warureja, Kepala Desa Kendayakan serta relawan SIBAT setempat.

Tidak hanya di Kendayakan, dampak angin puting beliung juga dirasakan warga Desa Sukareja. Di desa ini, sebanyak 14 kepala keluarga dilaporkan mengalami kerusakan rumah akibat atap yang terbang diterjang angin.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.20 WIB saat hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah desa tersebut.

“Sebanyak 14 rumah warga terdampak dengan kerusakan yang bervariasi. Mayoritas bagian atap rumah terangkat atau terlepas akibat terpaan angin,” ungkap Sunarto.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait