Musim Baratan, Puluhan Nelayan Batang Dilatih Perbaiki Mesin Kapal Satu Silinder

Musim Baratan, Puluhan Nelayan Batang Dilatih Perbaiki Mesin Kapal Satu Silinder

Pelatihan perbaikan mesin kapal pada nelayan Batang oleh pemkab dan BPI, Senin 9 Februari 2026-Disway Jateng/Bakti Buwono-

BATANG, diswayjateng.com - Memanfaatkan absennya aktivitas nelayan di masa baratan, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang mengadakan pelatihan perbaikan mesin kapal untuk para nelayan.

Plt. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Batang, Agung Wisnu Barata, menegaskan bahwa penguasaan teknis mesin adalah kunci efisiensi dan keberlanjutan usaha perikanan tangkap.

“Pelatihan ini kami rancang untuk meningkatkan kapasitas nelayan kecil, agar mereka mampu merawat dan memperbaiki mesin kapalnya sendiri secara mandiri,” kata Agung Wisnu Barata, Senin 9 Februari 2026.

Kemampuan nelayan untuk merawat dan memperbaiki mesin kapal mengadakan Pelatihan Perawatan dan Perbaikan Motor Diesel satu silinder.

BACA JUGA: Periksa Kipas Kapal di Sungai Sambong, Nelayan Tradisional Batang Tewas Tenggelam

BACA JUGA: Nelayan Batang Tak Bisa Melaut, Bupati Salurkan Cadangan Pangan hingga Bahas PPN

Pelatihan itu gelombang kedua bagi nelayan Roban Timur.

Pelatihan yang digelar selama tiga hari, 9–11 Februari 2026, di kawasan Pantai Payung Sewu, Desa Depok, Kecamatan Kandeman, ini menyasar nelayan kecil agar tidak lagi sepenuhnya bergantung pada bengkel mesin kapal.

Ia menjelaskan, selama ini biaya servis dan perawatan mesin menjadi salah satu beban terbesar nelayan, terutama bagi pemilik kapal kecil dengan ukuran di bawah 5 GT.

Berdasarkan data DKP Batang, terdapat 722 nelayan atau pemilik kapal di bawah 5 GT yang rata-rata menggunakan tiga hingga empat mesin dalam satu kapal.

BACA JUGA: Kapal Nelayan Tertahan di Laut Akibat Pendangkalan Jalur Pelabuhan Pekalongan

BACA JUGA: Perempuan Nelayan Demak Bangun Ketahanan Pangan Berkelanjutan

Namun dari jumlah tersebut, baru sekitar 37 orang nelayan yang benar-benar memiliki kemampuan memperbaiki mesin kapal secara mandiri.

Artinya, masih ada sekitar 685 nelayan di Kabupaten Batang yang membutuhkan peningkatan keterampilan teknis perawatan dan perbaikan mesin.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: