Musim Hujan, DBD Mengintai! Dinkes Tegal Ingatkan Warga

Musim Hujan, DBD Mengintai! Dinkes Tegal Ingatkan Warga

Kepala Dinkes Kabupaten Tegal dr. Ruszaeni bersama jajarannya salam lima jari saat Kampanye TOSS-TBC, di Alun-Alun Hanggawana Slawi, Minggu (9/11/2025) pagi.-Yeri-Yeri

BACA JUGA:Gercep Cegah Penyakit! Dinkes Kabupaten Tegal Gelar CKG di Pabrik Garmen Tarub ‎

Dinkes Kabupaten Tegal sendiri mencatat adanya tren peningkatan kasus DBD, meskipun data resmi masih dalam proses pengumpulan dari puskesmas dan rumah sakit.

“Memang trennya mulai naik. Data lengkapnya masih kami himpun. Dalam waktu dekat akan kami sampaikan. Tapi yang jelas, masyarakat harus waspada sejak sekarang,” tambah Ruszaeni.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah desa, kader kesehatan, hingga keluarga, untuk aktif melakukan pemantauan lingkungan masing-masing. Menurutnya, keberhasilan menekan angka DBD sangat bergantung pada kesadaran kolektif.

“Kalau hanya petugas kesehatan yang bergerak, hasilnya tidak akan maksimal. Ini tanggung jawab bersama. Semua harus ikut terlibat,” katanya.

Di sisi lain, kegiatan Kampanye TOSS-TBC yang digelar Dinkes Kabupaten Tegal juga mendapat sambutan antusias dari warga. Ratusan masyarakat memadati lokasi untuk mengikuti berbagai kegiatan kesehatan yang disediakan secara gratis.

Selain sosialisasi, warga juga mendapatkan layanan cek kesehatan gratis (CKG) serta pengobatan tanpa biaya. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dengan RSUD dr. Soeselo Slawi, RSUD Suradadi, dan sejumlah organisasi profesi kesehatan.

Salah satu warga, Nining (34), mengaku senang dengan adanya kegiatan tersebut. Menurutnya, selain menambah wawasan, ia juga bisa memeriksakan kesehatannya tanpa harus mengeluarkan biaya.

“Alhamdulillah bisa cek kesehatan gratis. Jadi tahu kondisi tubuh kita seperti apa. Sekaligus diingatkan soal bahaya DBD,” ujarnya.

Ruszaeni menutup dengan pesan tegas agar masyarakat tidak hanya fokus pada ancaman banjir saat musim hujan, tetapi juga waspada terhadap penyakit yang ditularkan melalui lingkungan.

“Kesehatan masyarakat adalah tanggung jawab bersama. Saat musim hujan, jangan hanya waspada pada banjir, tapi juga pada nyamuk pembawa penyakit. Jangan sampai kita lengah,” pungkasnya. (adv)

 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait