Laporan Hoax di Kanal Layanan 112 Bikin Bupati Jepara Prihatin
Bupati Witiarso prihatin tingginya angka laporan palsu di kanal adua 112-arief pramono/diswayjateng.id-
JEPARA, diswayjateng.id–Tingginya angka laporan palsu (prank call) yang diterima layanan darurat Jepara Tanggap 112, membuat Bupati Jepara prihatin. Sebab dari ratusan informasi yang diterima operator Call Center 112, ternyata sebanyak 75 laporan prank alias tidak bisa dipertanggungjawabkan.
"Saya mengimbau seluruh masyarakat Jepara agar menggunakan layanan 112 sesuai peruntukannya, supaya kita bisa memberikan pelayanan prima kepada warga yang benar-benar membutuhkan," pinta Bupati Witiarso Utomo.
Ungkapan keprihatinan Witiarso itu terungkap, saat memantau layanan darurat Jepara Tanggap 112 di ruang Call & Command Center.Jepara, lantai 3 Kantor OPD Bersama.
Sidak ini dilakukan Bupati Witiarso, sebagai bentuk respon atas adanya keluhan masyarakat yang sempat mencuat di media sosial terkait layanan public tersebut.
Saat berada di ruang call center Jepara, Bupati Witiarso mengecek kecepatan dan ketanggapan layanan. Dalam uji coba yang melibatkan langsung masyarakat, aduan yang disampaikan terbukti mendapat respons cepat dari tim operator.
Witiarso kemudian meninjau ruang Call Center Jepara Tanggap 112 serta ruang Comand Center. Hal itu untuk memastikan kesiapsiagaan petugas dalam menangani laporan masyarakat.
"Kita cek aduan Jepara Tanggap 112 yang kemarin ada keluhan di media sosial. Kita buktikan bahwa pelayanan 112 ini benar-benar bisa berjalan,” terang Witiarso.
Witiarso menyebut, ada tiga operator yang melayani aduan masyarakat dari pukul 07.00 sampai 21.00 WIB. Pihaknya sudah dua kali melakukan pengetesan melalui sambungan telepon, dan respon operator sudah bekerja dengan baik.
Untuk diketahui, Layanan Jepara Tanggap 112 beroperasi setiap hari, Senin hingga Minggu, mulai pukul 07.00 hingga 21.00 WIB. Aduan yang masuk dicatat operator melalui sistem aplikasi. Kemudian langsung diteruskan ke dinas terkait dalam bentuk tiket notifikasi untuk segera ditindaklanjuti.
Prioritas layanan ini mencakup laporan Tanggap darurat, seperti kebakaran, bencana, hingga kondisi darurat lainnya. Pemkab Jepara berkomitmen meningkatkan kualitas layanan demi keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
