BOYOLALI, diswayjateng.id - Pabrik Triplek milik PT Ewaywood di Dukuh Sidorejo, Desa/Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, ludes terbakar.
Pabrik tripleks berada di kawasan lereng Gunung Merapi itu hingga Jumat 30 Oktober 2026, masih terpasang garis polisi.
Tidak ada korban dalam kejadian itu, namun karena kejadian kebakaran tersebut kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Menurut Syaiful, petugas keamanan pabrik, saat api muncul aktivitas pabrik masih berjalan seperti biasa. "Saat kejadian (kebakaran) terjadi kegiatan produksi masih berlangsung," kata Syaiful.
BACA JUGA: Pelaku Rampok di Kalongan Ungaran Timur Dibekuk di Ampel Boyolali, Ternyata Pemuda 28 Tahun
Kebakaran yang berlangsung pada Rabu, 28 Oktober 2026 petang tersebut, sumber api diduga bermula dari oli mesin di area boiler yang kondisinya panas.
"Oli panas diduga muncrat ke atas dan kena percikan api dari bagian atas, atau dari boiler. Percikan api itu lalu menyambar ke bawah dan mengenai oli hingga terbakar," terangnya.
Syaiful menambahkan, dalam hitungan menit, api membesar di area mesin blower dan boiler. "Saat api membesar, masih banyak sejumlah karyawan di bagian produksi. Para karyawan juga berupaya memadamkan api dengan menyedot oli agar kembali masuk ke mesin," ungkapnya.
BACA JUGA: Motif Hutang Piutang, Pelaku Penembakan Tukang Tambal Ban di Boyolali Mengaku Sakit Hati
BACA JUGA: Tradisi Saparan di Lereng Gunung Merbabu Boyolali, Warga Doa Bersama Memohon Turun Hujan
Hanya saja, api sudah terlanjur membesar. Seluruh karyawan akhirnya diamankan keluar dari area pabrik demi keselamatannya. Sementara, mesin dimatikan sebagai upaya api tidak menjalar.
Seorang karyawan lainnya, Untung mengatakan, pihak pabrik kemudian menghubungi Petugas Pemadam Kebakaran Boyolali, hingga kobaran api dapat dijinakkan.
Dibantu BPBD dan PMI Kabupaten Boyolali dalam hal mensuplai air, petugas Damkar harus berjuang keras guna melakukan pemadaman, mengingat bahan sekitar kejadian sebagian besar adalah mudah terbakar.