KLATEN, diswayjateng.id – Pemerintah Kabupaten Klaten menggelar salat istisqa di halaman Pendopo Pemkab Klaten sebagai ikhtiar spiritual untuk memohon turunnya hujan di tengah kondisi kekeringan yang melanda sejumlah wilayah.
Kegiatan tersebut dilaksanakan serentak di seluruh wilayah Jawa Tengah sesuai arahan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah. Selain memohon hujan, salat istisqa juga menjadi momentum introspeksi diri, pertobatan, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Salat istisqa diikuti jajaran Pemkab Klaten, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Klaten, serta sejumlah organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Klaten.
Bertindak sebagai imam sekaligus khatib adalah Dr. Hakimuddin Salim, L.C., M.A., dari Komisi Fatwa MUI Kabupaten Klaten.
BACA JUGA:KPK Geledah Kantor BPK Jateng Usai Tetapkan Bupati Klaten sebagai Tersangka Suap Audit
BACA JUGA:KPK Kembali Geledah Gedung B Kompleks Pemkab Klaten, Termasuk Ruang Prokopim Setda
Dalam kesempatan tersebut, salat istisqa dimaknai sebagai bentuk tafakur atas keterbatasan manusia dan kesadaran akan pentingnya memohon pertolongan Allah SWT.
Ibadah ini sekaligus menjadi momentum untuk memohon ampunan dan memperbaiki diri.
Plt. Bupati Klaten, Mahanni Yulindha Pratiwi, mengatakan pelaksanaan salat istisqa tersebut merupakan tindak lanjut arahan MUI Jawa Tengah yang mengajak seluruh kabupaten/kota melaksanakan ibadah tersebut secara serentak.
“Alhamdulillah, hari ini kami melaksanakan salat istisqa atas arahan MUI Jawa Tengah. Hari ini seluruh wilayah Jawa Tengah melaksanakan salat secara serentak,” ujarnya seusai kegiatan.
BACA JUGA:Pemprov Jateng Tunjuk Mahanni Jadi Plt Bupati Klaten, Pelayanan Publik Dipantau
Perempuan yang akrab disapa Mbak Linda itu berharap kegiatan tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk bertobat dan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Ia juga berharap doa yang dipanjatkan dapat dikabulkan sehingga hujan segera turun dan membawa keberkahan bagi masyarakat, khususnya warga yang terdampak kekeringan dan kebakaran hutan.
“Harapan kami, pertama, kita melakukan pertobatan kepada Allah SWT.