Polda Jateng Edukasi Pengguna Jalan, Tekan Risiko Kecelakaan Lalu Lintas
Suasana operasi Patuh Candi 2026 yang di gelar Polda Jateng -Istimewa/ Umar Dani -
SEMARANG, diswayjateng.id – Polda Jawa Tengah terus mengedepankan langkah preemtif dan preventif dalam Operasi Patuh Candi 2026.
Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan dan ketertiban berlalu lintas.
Melalui edukasi langsung, penyampaian imbauan, hingga pembagian materi sosialisasi, petugas mengajak masyarakat memahami
Bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas bukan sekadar untuk menghindari sanksi, melainkan juga sebagai upaya melindungi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
BACA JUGA:Operasi Patuh Candi 2026 Digelar 14 Hari, Polda Jateng Prioritaskan Pelanggaran Berbahaya
BACA JUGA:Rob Lahap 400 Hektare Lebih di Batang, Kapolda Jateng Turun Tanam Mangrove
Memasuki hari ketiga pelaksanaan operasi, Rabu (28/10/2026), edukasi keselamatan berlalu lintas digencarkan di sejumlah lokasi.
Kegiatan dilakukan oleh Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jateng, Polrestabes Semarang, serta Polresta Pati dengan menyasar berbagai kelompok masyarakat.
Di kawasan Kota Lama Semarang, personel Subdit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Ditlantas Polda Jateng yang dipimpin Kompol Sri Ningsih Iriani membagikan selebaran berisi imbauan keselamatan kepada pengemudi taksi dan ojek online.
Petugas juga memberikan edukasi kepada pengunjung dan anak-anak sekolah di sekitar kawasan tersebut mengenai pentingnya mematuhi peraturan serta menjaga ketertiban berlalu lintas.
BACA JUGA:Kebakaran Gunung Sumbing Meluas 306 Hektare, Polda Jateng Siapkan Water Bombing
BACA JUGA:Polda Jateng Razia Tempat Hiburan Malam di Semarang, Ini Hasilnya
Pada hari yang sama, Satlantas Polrestabes Semarang menggelar kegiatan serupa di sekitar Bundaran Tugu Muda.
Petugas memberikan edukasi dan membagikan selebaran kepada pengguna jalan serta pejalan kaki.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
