Kebakaran Kembali Terjadi di TPS Plosojenar Pati, Bara Api Belum Padam Sempurna

Senin 26-10-2026,19:25 WIB
Reporter : Ezra Vandika
Editor : M. Fatkhurohman

PATI, diswayjateng.id — Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Desa Plosojenar, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati, kembali dilalap si jago merah pada Senin (26/10/2026). Insiden ini tercatat sebagai kebakaran ketiga kalinya di lokasi tersebut, setelah sebelumnya peristiwa serupa juga terjadi pada 23 September 2026 lalu.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pati, Tulus Budiharjo, mengungkapkan bahwa kebakaran susulan ini dipicu oleh sisa bara api dari insiden sebelumnya yang diduga belum sepenuhnya padam di dalam tumpukan sampah.

"Yang kemarin kan masih belum benar-benar padam, masih ada bara apinya di tumpukan sampah. Dan ini masih proses pemadaman, meskipun apinya tidak sedahsyat kebakaran kemarin," ujar Tulus saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin (26/10/2026).

BACA JUGA:  271 Desa di Blora Belum Punya Perdes Sewa Aset untuk Jaringan Internet

BACA JUGA:  Satlantas Polres Salatiga Pastikan Tak Ada Razia Selama OPC 2026, tapi Menindak Pelanggaran Kasat Mata

Kendati demikian, upaya pemadaman di lapangan tidak berjalan tanpa kendala. Tulus menyebutkan, armada tangki air saat ini juga harus berbagi fokus untuk membantu penanganan darurat kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pati.

Kondisi serupa sempat terjadi pada penanganan kebakaran 23 September lalu, di mana sebagian armada tangki air harus dialihkan untuk mendistribusikan air bersih bagi warga yang terdampak kekeringan.

Meski dihadapkan pada keterbatasan armada, pihak DLH Kabupaten Pati memastikan penanganan TPS Plosojenar tetap berjalan dengan mengintensifkan koordinasi bersama petugas pemadam kebakaran guna melokalisasi sisa bara api.

"Masalah penanganan agak terkendala karena tangki-tangki air difokuskan dalam penanganan bantuan kekeringan. Meskipun demikian, kebakaran tersebut tetap diperhatikan dan selalu berkoordinasi dengan pemadam kebakaran," tegasnya.

BACA JUGA:  Rawat Tradisi, Warga Desa Bongkok Tegal Adakan Festival Kupat Bongkok 2026, Kadisdikbud Membuka Acara

BACA JUGA:  Operasi Patuh Candi 2026 Dimulai, Angka Kecelakaan di Jateng Naik 28 Persen

Di tengah upaya pendinginan yang masih berlangsung, Tulus berharap hujan dapat segera turun di wilayah Pati. Menurutnya, pemadaman yang hanya mengandalkan armada pemadam kebakaran saja belum cukup maksimal untuk menjangkau bara api yang mengendap di dalam tumpukan sampah.

"Kalau hanya mengandalkan pemadam kebakaran saja kurang maksimal," ungkapnya.

Pihaknya menambahkan, terulangnya insiden di TPS Plosojenar ini menjadi evaluasi penting agar penanganan ke depan dilakukan secara lebih tuntas hingga kondisi benar-benar steril dari potensi titik api baru.

Kategori :