“Capaian ini menjadi bahan evaluasi untuk terus meningkatkan penerimaan daerah. Kami mendorong seluruh perangkat daerah agar mengoptimalkan potensi pajak dan retribusi melalui langkah yang terukur, memperkuat kepatuhan wajib pajak, serta memastikan pengelolaannya berjalan transparan dan akuntabel,” ujarnya.
BACA JUGA:Green Batik Center Dibuka, Belanda Ingatkan Masa Depan Batik Pekalongan
Salah satu langkah yang digenjot adalah digitalisasi layanan pembayaran. Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Kudus menggandeng Bank Jateng melalui layanan Billing Center untuk pembayaran pajak dan retribusi daerah.
Pemkab Kudus juga mengembangkan pemetaan digital Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) melalui SIMPAD GEO.
Sementara itu, pembaruan data pajak kendaraan bermotor dilakukan melalui aplikasi Sengkuyung dengan melibatkan UPPD Kudus dan pemerintah desa.
Langkah tersebut diharapkan membuat pendataan semakin akurat, pelayanan lebih mudah, serta pengawasan terhadap penerimaan pajak semakin kuat.
“Digitalisasi menjadi langkah penting untuk meningkatkan kemudahan pelayanan, memperkuat akurasi data, dan mendorong transparansi pengelolaan pajak serta retribusi daerah. Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, kami berharap kepatuhan masyarakat semakin meningkat dan pengelolaan pendapatan daerah menjadi lebih optimal,” tegasnya.
Selain memanfaatkan teknologi, Pemkab Kudus memperkuat koordinasi dengan Kejaksaan Negeri Kudus, khususnya dalam pelayanan hukum dan peningkatan kepatuhan terhadap ketentuan perpajakan.
Kabupaten Kudus juga meraih peringkat kedua dalam ajang Non-Cash Transaction (TNT) Award tingkat Provinsi Jawa Tengah. Capaian ini menjadi salah satu indikator perkembangan penerapan transaksi nontunai di lingkungan pemerintah daerah.
Dengan evaluasi rutin dan berbagai inovasi tersebut, Pemkab Kudus berharap penerimaan daerah terus meningkat hingga akhir tahun.
Sebab, PAD memiliki peran penting dalam memperkuat kemampuan keuangan daerah. Semakin optimal pendapatan yang dihimpun, semakin besar pula ruang pemerintah untuk mendukung pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.