Internet Menyapa, Masyarakat Pulau Parang Berdaya

Minggu 18-10-2026,14:01 WIB
Reporter : Achmad Fazeri
Editor : Ismail F

"Anak-anak di sini, baik laki-laki ataupun perempuan, itu rata-rata bisa berenang. Setiap Jumat sore, madrasah diniyahnya libur sehingga mereka manfaatkan untuk berenang di tepi dermaga," ujarnya.

Bagi Sarmidi, selain memudahkan dalam mengakses informasi dan hiburan kedua cucunya, kehadiran internet serta Wi-Fi di Pulau Parang juga sangat mendukung aktivitas utamanya, yakni menjadi ujung tombak pendistribusian LPG bersubsidi di Pulau Terluar Karimunjawa tersebut.

BACA JUGA: Mengubah Paradigma Ruang Kelas: Menanamkan Pembelajaran Mendalam di Sekolah Dasar

BACA JUGA: Pemprov Jateng Tunjuk Mahanni Jadi Plt Bupati Klaten, Pelayanan Publik Dipantau


Sarmidi hendak membuka pesan whatsapp melalui gawainya sambil fokus mengemudikan kapal yang mengangkut LPG subsidi menuju Pulau Karimunjawa.--

Dengan gawainya yang telah terkoneksi internet, meski di tengah perjalanan laut, ketika pergi pulang dari Pulau Parang ke Jepara, ia mudah berkomunikasi dengan agen penyuplai LPG bersubsidi maupun para pelanggannya, termasuk keluarga.

Tak sekadar menjadi sarana pendukung komunikasi, internet juga memudahkan Sarmidi mengakses aplikasi Windy untuk memantau kondisi angin maupun cuaca, sehingga perjalanan untuk menyalurkan LPG menjadi lebih terarah, terukur, serta aman. Dari situ, ia pun tahu kapan waktu yang tepat untuk berlayar dan berlabuh.

"Aplikasi ini juga bisa digunakan nelayan dan nahkoda kapal pengangkut logistik. Di Pulau Parang untuk kapal pengangkut  logistik ada tiga," pungkasnya.


Kendaraan pengangkut tabung LPG dan pengendara motor membawa logistik memasuki gapura Desa Parang di Pulau Parang, Karimunjawa.--

Kategori :