Kenduri Batik 2026 Batang: Bukan Soal Ndarboy Genk Tapi Nasib Perajin

Minggu 18-10-2026,13:36 WIB
Reporter : Bakti Buwono
Editor : Ismail F

Suasana perhelatan semakin meriah ketika Helarius Daru Indrajaya, vokalis Ndarboy Gank, tampil bersama aransemen orkestra.

Sejumlah lagu, mulai Kicau Mania, Jogja Istimewa, Aku Anak Singkong, Mendung Tanpo Udan, Sikep, hingga lagu daerah Prau Layar, mengajak penonton bergoyang.

Daru mengaku terkesan dengan keindahan Sikembang dan antusiasme penonton yang bertahan sejak awal hingga akhir pertunjukan.

Ia sempat meragukan lokasi acara karena harus menempuh perjalanan cukup jauh ke dalam kawasan wisata.

Namun, keraguan itu berubah setelah melihat langsung keindahan lokasi dan sambutan penonton.

“Baru kali ini orkestra tapi pada goyang dari awal sampai akhir,” ujar Daru.

Ia berharap pertunjukan seni di kawasan alam dapat terus dikembangkan untuk mendongkrak pariwisata daerah.

Menurutnya, dukungan terhadap prasarana wisata juga penting agar destinasi semakin menarik bagi pengunjung dari luar kota.

Daru menyebut penampilannya di Si Kembang sebagai pengalaman kedua tampil di kawasan hutan pinus.

Sebelumnya, ia pernah tampil bersama Yogyakarta Royal Orchestra di lokasi serupa.

Selain menghibur, Daru menegaskan komitmennya untuk menjaga keberlangsungan musik dangdut dan lagu berbahasa daerah.

“Musik dangdut is the music of my country. Jadi tetap diuri-uri, tetap disupport para musisi dan juga seniman,” katanya.

Ia turut mengenang kontribusi almarhum Didi Kempot dan musisi lain dalam memperluas penerimaan musik berbahasa Jawa.

Kenduri Batik 2026 mempertemukan promosi budaya, hiburan, dan kepedulian lingkungan dalam satu panggung.

Tantangan berikutnya adalah memastikan antusiasme pengunjung berlanjut menjadi kecintaan terhadap batik lokal.

Pada saat yang sama, perhatian terhadap kesejahteraan perajin perlu berjalan seiring dengan upaya memperluas pasar dan regenerasi pembatik

Kategori :