Putri menegaskan, penghargaan sebagai kabupaten terbaik pertama bukanlah akhir dari upaya yang telah dilakukan. Sebaliknya, capaian tersebut menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan menjaga keberlanjutan program.
“Kami berharap kolaborasi lintas sektor dan partisipasi masyarakat semakin kuat sehingga setiap orang yang membutuhkan dapat ditemukan lebih dini, memperoleh layanan yang tepat, dan mendapatkan dukungan selama proses pengobatan,” tambahnya.
Dinkesda Demak pun mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi dalam penanggulangan TBC. Melalui kerja sama yang berkelanjutan, upaya penemuan kasus, pencegahan penularan, dan keberhasilan pengobatan diharapkan semakin optimal.
Penghargaan tingkat provinsi ini menjadi dorongan bagi Kabupaten Demak untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan sekaligus memperkuat peran masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang lebih sehat dan bebas dari ancaman penularan TBC.