"Setelah Porprov kita banyak program-program dengan pengurus," kata Arifudin.
Sebelum Porprov, POBSI Batang telah menggelar Turnamen Ketua POBSI. Arifudin mengatakan kegiatan tersebut sekaligus digunakan untuk melihat antusiasme masyarakat terhadap olahraga biliar di Batang.
Turnamen itu digelar dengan biaya pendaftaran Rp50 ribu. Peserta juga memperoleh kaus dalam paket pendaftaran tersebut.
Arifudin mengatakan penyelenggaraan turnamen tersebut didukung sejumlah pihak melalui sponsor. Menurut dia, kegiatan itu tidak menggunakan dukungan anggaran dari Pemerintah Kabupaten Batang.
Di sisi lain, tingginya minat peserta menjadi salah satu modal bagi POBSI untuk mengembangkan pembinaan biliar di Batang.
Dengan enam atlet yang disiapkan untuk Porprov, target dua emas menjadi sasaran utama. Namun, kebutuhan sarana latihan, biaya, dan kesiapan mental masih menjadi bagian yang harus terus dikejar sebelum kompetisi dimulai pada 25 Oktober mendatang.