BUMDes Kutowinangun Panen Perdana Selada, Langsung Diserap Program MBG

Selasa 08-09-2026,13:07 WIB
Reporter : Muharom Adi Yuliarta
Editor : Ismail F

KEBUMEN, diswayjateng.id – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Berkah Amanah Desa Kutowinangun, Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, menunjukkan langkah nyata dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus menggerakkan perekonomian desa.

Hal itu ditunjukkan melalui panen perdana tanaman selada yang dibudidayakan di lokasi usaha milik desa. Hasil panen perdana tersebut mendapat sambutan positif karena langsung terserap untuk memenuhi pesanan dapur program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala Desa Kutowinangun, Fahmi Huda, mengatakan panen perdana selada tersebut menjadi bagian dari pengembangan program ketahanan pangan yang diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat desa.

“Ini merupakan panen perdana selada dari BUMDes Berkah Amanah Desa Kutowinangun. Kebetulan hari ini juga ada pesanan untuk dapur MBG. Jadi ini program ketahanan pangan yang bermanfaat nanti untuk masyarakat Desa Kutowinangun,” ujar Fahmi, Selasa (8/9/2026).

BACA JUGA: Lahan Bekas TPS Kebumen Kebakaran, Diduga Dipicu Pembakaran Sampah

BACA JUGA: 11 PMI di Korwil III Jateng Bersatu Hadapi Bencana, Tak Lagi Jalan Sendiri

Menurutnya, BUMDes Berkah Amanah tidak hanya mengembangkan budidaya selada. Di lokasi yang sama, pemerintah desa juga mengembangkan usaha budidaya ikan lele sebagai bentuk diversifikasi usaha.

Fahmi menjelaskan, selada dipilih karena memiliki potensi pasar yang cukup besar. Permintaan terhadap komoditas tersebut dinilai cukup tinggi, khususnya di wilayah Kutowinangun dan sekitarnya.

“Sebetulnya tidak hanya selada, kita juga di sini budidaya lele. Kenapa kita memilih selada karena memang hari ini kebutuhan selada di sekitar Kutowinangun cukup banyak. Sehingga ini juga menjadi potensi pemasukan bagi BUMDes,” jelasnya.

Dalam pengelolaannya, Pemerintah Desa Kutowinangun menggandeng Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kutowinangun. Pendampingan dilakukan untuk memastikan proses perawatan tanaman berjalan dengan baik sehingga kualitas dan kuantitas hasil panen dapat dipertahankan secara berkelanjutan.

BACA JUGA: Usung Gelora Semesta, Semangat 35 Tahun SMA N 3 Slawi Terus Menyala

BACA JUGA: Sambut Hari Pramuka ke-65, Kwarran Tegal Timur Gelar Estafet Tunas Kelapa 2026

Selain itu, BUMDes Berkah Amanah juga telah membangun kemitraan dengan jejaring farming lokal. Kemitraan tersebut diharapkan dapat membantu penyerapan sekaligus pendistribusian hasil budidaya sehingga rantai pasok dapat berjalan lebih lancar.

Fahmi berharap usaha budidaya selada dan lele tersebut dapat terus dikembangkan sehingga tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menjadi sumber pendapatan asli desa.

“Insyaallah ke depan akan terus kami kembangkan karena kita sudah mulai bermitra dengan beberapa farming. Nanti mereka juga membantu untuk pendistribusian atau penyerapan dari hasil panen,” katanya.

Kategori :