KARANGANYAR, diswayjateng.id – Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah Sumanto meminta seluruh sukarelawan Jogo Kali Karanganyar tidak berhenti pada kegiatan seremoni penanaman pohon. Para relawan diminta memastikan tanaman yang telah ditanam tetap hidup dan tumbuh.
Pesan tersebut disampaikan Sumanto saat mengumpulkan para sukarelawan Jogo Kali dalam rapat koordinasi tindak lanjut kegiatan penanaman pohon di Pendapa Madyosumarto, Desa Suruh, Kabupaten Karanganyar, baru-baru ini.
Menurut Sumanto, perawatan tanaman merupakan bagian penting dari tugas sukarelawan Jogo Kali. Ia mengingatkan agar pohon yang telah ditanam secara rutin dipantau dan dirawat.
BACA JUGA:Ketua DPRD Jateng Sumanto Dinobatkan Sebagai Bapaknya Wayang Kabupaten Karanganyar
BACA JUGA:Ketua DPRD Jateng Sumanto Pentaskan Wayang Kulit 30 Jam Nonstop dengan 23 Dalang
“Relawan iki tugase bar nandur ora trus ditinggal lungo. Yo ditiliki barang uwite, iseh urip ora, ono pora, ojo-ojone malah dibabati.
Biasane cuman seremoni penanaman thok, bar kui mati, yakin aku. Nah, tugas relawan kui ngopeni, ngrumat,” ujar Sumanto saat memberikan pengarahan.
Sumanto juga meminta para sukarelawan kembali meluruskan niat dalam menjalankan gerakan Jogo Kali Merawat Bumi.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar penanaman pohon, tetapi bagian dari upaya menjaga kelestarian alam dan sumber air di sekitar sungai untuk generasi mendatang.
BACA JUGA:DPRD Jateng Dorong Kemen PU Terbitkan Rekomendasi Teknis Raperda Jalan
BACA JUGA:Komisi B DPRD Jateng Dorong Pengembangan Wisata Gerabah, Belajar dari Kasongan Yogyakarta
Gerakan tersebut dilakukan melalui berbagai kegiatan, di antaranya penanaman pohon yang berfungsi sebagai penyimpan air serta penebaran benih ikan di sejumlah wilayah Karanganyar.
Kegiatan Jogo Kali Merawat Bumi telah berjalan sejak April 2026 dan menyasar 12 kecamatan.
Wilayah kegiatan membentang dari kawasan rendah di Gondangrejo yang berbatasan dengan Sragen dan Solo hingga kawasan lereng Gunung Lawu di Jenawi, Tawangmangu, dan Jatiyoso.
Hingga saat ini, sekitar 1.500 pohon telah ditanam melalui kegiatan tersebut.