BREBES, diswayjateng.id - Rasti, warga Dukuh Kendaga, Desa Larangan Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes akhirnya lega setelah didatangi Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, Senin (31/8/2026). Tangis bahagia janda yang menjadi kepala keluarga itu pun pecah di pelukan Bupati Paramitha.
Rasti merupakan, seorang ibu yang harus menjadi kepala keluarga dan harus berjuang memenuhi kebutuhan keluarga seorang diri sebagai seorang pembantu. Ia harus menghidupi ayahnya yang berusia lanjut dan anaknya yang masih duduk di bangku sekolah swasta. Bukan hanya kondisi ekonomi yang serba pas-pasan, keluarga ini pun tak memiliki rumah.
Selama ini, mereka hidup menumpang di belakang rumah majikannya dengan bangunan gubuk alakadarnya. Namun, kedatangan rombongan Bupati Paramitha ini membawa harapan baru bagi keluarga Rasti. Keluarga ini dibangunkan rumah oleh Pemkab Brebes, yang sebelumnya dibelikan tanah oleh Baznas Brebes. Rumah Rasti akan dibangun di tanah seluas 4,5 meter x 12 meter.
BACA JUGA:Tekan Penyimpangan Dana Desa, 1.500 Anggota BPD se-Brebes Digembleng Kejaksaan
BACA JUGA:Kemeriahan Brebes Culture Carnival: Warga Tumpah Ruah di Jalan Diponegoro dan Alun-Alun Kota
Bupati Paramitha melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah keluarga Rasti yang tak jauh dari tempat tinggal tumpangannya. Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Dinperwaskim) Brebes menggelontorkan anggaran Rp35 juta untuk pembangunan rumah, serta memberikan bantuan jamban sehat.
"Tahun 2026, ini peletakan batu pertama untuk pembangunan RTLH, tahun 2025 juga banyak. Setelah ini juga ada 500 unit yang akan kita bangun," kata Bupati Paramitha di lokasi
Bupati melanjutkan, Pemkab Brebes akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Brebes. Bagi masyarakat yang belum memiliki hunian sehat dan layak, akan diupayakan melalui berbagai program nasional maupun program Pemerintah Kabupaten Brebes.
HARU - Tangis haru Rasti, Warga Dukuh Kendaga Desa Larangan Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes di pelukan Bupati Paramitha. -Eko Fidiyanto/Radar Brebes-
Bupati menegaskan, tahun ini Kabupaten Brebes mendapatkan bantuan sekitar 1.500 unit bedah rumah. Menurutnya, Kabupaten Brebes menjadi salah satu kabupaten yang mendapatkan program bantuan bedah rumah dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dengan jumlah terbesar. "Itu tandanya pemerintah pusat memperhatikan Kabupaten Brebes," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinperwaskim Kabupaten Brebes, La Ode Vindar Aris Nugroho mengatakan, pihaknya berupaya agar keluarga Rasti bisa dipindahkan dengan bantuan pemerintah. Pihaknya pun berkoordinasi dengan Baznas untuk membelikan tanah seharga Rp20 juta. Dia menyebut, sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah dan lembaga sosial seperti Baznas diharapkan menjadi solusi cepat dan tepat sasaran.
"Hasil verifikasi Dinperwaskim, kondisi rumah Ibu Rasti sangat memprihatinkan dan tidak memenuhi standar kelayakan huni. Tanah yang ditempati saat ini merupakan milik majikan tempatnya bekerja. Dengan kolaborasi ini, warga rentan diharapkan segera memiliki kepastian tempat tinggal yang legal, aman, dan lebih manusiawi," tandasnya. (fid)