UPDATE: Petugas Lakukan Pencarian Lansia Diduga Tertimbun Reruntuhan Hogwan Bumiayu
PENCARIAN KORBAN LANJUT – Petugas gabungan sisir reruntuhan Gedung Hogwan Bumiayu cari lansia diduga tertimbun. -Teguh Supriyanto/Radar Brebes-
BREBES, diswayjateng.id – Petugas gabungan masih melakukan penyisiran dan pembersihan material reruntuhan Gedung Hogwan di Jalan Lapangan Asri, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten BREBES, Minggu (30/8). Selain membersihkan material bangunan, petugas juga mencari seorang lansia bernama Khamzat yang diduga masih tertimbun reruntuhan.
Dugaan tersebut muncul setelah pihak keluarga mengaku kehilangan Khamzat. Sejumlah saksi juga menyebut lansia tersebut terakhir kali terlihat berada di sekitar lokasi sebelum tembok Gedung Hogwan ambruk.
"Ya ada seorang yang masih dicari, berdasarkan keterangan dari sejumlah saksi terakhir diketahui berada di sekitar lokasi terdampak," ungkap Sekdes Dukuhturi, Andi Kuswoyo.
BACA JUGA:BREAKINGNEWS: Dua Anak Tewas Tertimpa Reruntuhan Gedung Hogwan Bumiayu
Menurut Andi, beberapa saksi mengaku sempat melihat Khamzat beberapa saat sebelum tembok bangunan berukuran sekitar 10 meter x 10 meter itu ambruk. Reruntuhan tembok kemudian menimpa jalan dan sejumlah rumah warga di depannya.
"Pihak keluarga juga mengaku kehilangan Khamzat, jadi ada dugaan turut menjadi korban," jelas Andi.
BACA JUGA:Tiada Hujan dan Angin, Rumah Baru Tiga Tahun Renovasi di Tegal Mendadak Ambruk
Untuk mempercepat pencarian, tim gabungan menerjunkan satu unit alat berat ke lokasi. Pembersihan material juga dilakukan secara manual dengan melibatkan warga dan sejumlah relawan.
Koordinator Satgas PB BPBD Brebes Pos Bumiayu, Budi Sujatmiko, mengatakan proses pencarian dilakukan dengan dukungan sejumlah relawan, termasuk Basarnas Cilacap.
"Kita mendapatkan dukungan dari beberapa relawan, termasuk juga Basarnas Cilacap," kata Budi.
Runtuhnya tembok Gedung Hogwan berdampak pada tiga rumah warga. Rumah milik Imam dihuni tiga jiwa, rumah Khunaenah dihuni enam jiwa, sedangkan rumah milik Marto dihuni lima jiwa.
Sebelumnya, dua anak, Kinara Nafasya Jeslyn atau Nara, 4, dan Kinarian Yusfina Arfadhia atau Arfa, 6, meninggal dunia setelah rumah yang mereka tempati tertimpa material bangunan.
Hingga berita ini ditulis, petugas gabungan masih melakukan pembersihan dan penyisiran di lokasi. Pencarian Khamzat terus dilakukan untuk memastikan apakah lansia tersebut menjadi korban runtuhnya Gedung Hogwan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




