PATI, diswayjateng.id - Diduga karena sakit hati, seorang pria di Kabupaten Pati tega bacok mantan kekasihnya. Diketahui pelaku pembacokan bersinisil MA dan korban yang merupakan mantan kekasihnya beinisial D.
Peristiwa ini sempat membuat geger warga Desa Sinomwidodo, Kecamatan Tambakromo Pati, yang menjadi lokasi tempat tinggal korban. Wanita itu menjadi korban amukan pelaku MA pada Kamis (23/7/2026).
Insiden pembacokan saat pagi hari tersebut, terjadi di dalam rumah korban. Kronologi kejadian itu, pelaku yang berasal dari Kecamatan Trangkil nekat mendatangi rumah korban.
BACA JUGA:Kebakaran Ancam Kawasan Hutan di Pati Selama Musim Kering, Ini Upaya Polresta Pati
BACA JUGA:Heboh Dugaan Penyunatan Santunan Kematian, Ini Alasan Pemdes Trangkil Pati
Sebelumnya antara korban dan pelaku pernah menjalin asmara, namun hubungan mereka sempat kandas. Dipicu rasa kecewa akibat cintanya diputus oleh korban, pelaku nekat menemui korban.
Pelaku diduga nekat melakukan aksinya, karena tidak menerima hubungan asmara dengan korban telah berakhir. Korban juga disebut telah menolak ajakan pelaku untuk kembali menjalin hubungan.
Selepas putus hubungan dengan pelaku, korban pun berencana menikah dengan pria lain. Diduga sakit hati, pelaku gelap mata dan diduga merencanakan untuk menganiaya korban.
Pelaku secara diam diam masuk ke rumah korban melalui pintu belakang. Tidak datang dengan tangan kosong, pelaku juga membawa linggis, parang, tali serta lakban.
BACA JUGA:Ratusan Siswa SD Kutoharjo 3 Pati Jadi Sasaran Kampanye Cegah Bullying
BACA JUGA:Patroli Sipola Cekal Sasar Pelabuhan dan Dok Kapal di Pati, Cegah Kebakaran Rugikan Miliaran Rupiah
Kedatangan pelaku tersebut membuat korban kaget. Tanpa banyak bicara, pelaku menyabetkan parang ke tubub korban. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka bacok di beberapa bagian tubuh dan berdarah darah.
Mendapat sabetan parang berkali kali, membuat korban kesakitan dan berteriak meminta tolong tetangganya. Kasus pembacokan ini pun sontak mengundang perhatian warga.
Kejadian yang menimpa salah seorang warga Desa Sinom widodo ini, pun dibenarkan kepala desa setempat.
"Korban D merupakan warga Sinomwidodo dan pelaku berasal dari Kecamatan Trangkil. Korban mengalami luka bacok cukup serius di bagian tangan dan perut," ujar Kades Sinomwidodo, Rakimin.