TEGAL, diswayjateng.id - Di tengah menghangatnya sejumlah isu politik dan kebijakan di daerah, para petinggi Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Tegal melakukan kunjungan ke Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tegal, Minggu malam (19/7). Rombongan datang ke Gedung PCNU dipimpin Ketua DPC Fathul Imam. Selain Fathul, di sana juga tampak jajaran Fraksi PKB DPRD seperti Anshori Faqih, Eko Susanto, dan Moh Masruri.
Fathul mengatakan, PKB memiliki ikatan historis yang kuat dengan Nahdlatul Ulama (NU) karena partai tersebut lahir dari rahim NU. Kunjungan ini sebagaimana kewajiban anak kepada orang tuanya. “Sebagai partai yang lahir dari rahim NU, mengunjungi orang tua itu wajib,” ujar Fathul kepada Radar Tegal usai kunjungan yang berlangsung di Gedung PCNU hingga larut malam tersebut.
Kedatangan rombongan PKB diterima langsung Ketua PCNU dr Muslih Dahlan dan Katib Syuriyah PCNU KH Khoiruddin Abd. PCNU menyambut baik silaturahmi yang dilakukan PKB sebagai partai politik yang memiliki sejarah kedekatan dengan NU. Selain itu, PCNU kembali mengingatkan isi surat yang sebelumnya telah disampaikan kepada PKB maupun seluruh partai politik terkait sejumlah dinamika yang berkembang di Kota Tegal.
Beberapa poin yang disampaikan antara lain ajakan untuk bersama-sama menjaga moralitas publik, penolakan terhadap rencana pemberian izin Helen’s Night Mart di wilayah Margadana, serta penolakan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol. Menanggapi hal tersebut, Fathul menegaskan, PKB akan memegang teguh arahan PCNU dalam menjalankan sikap politiknya.
BACA JUGA:Soal Surat Penolakan Tempat Hiburan Malam di Tegal PCNU, PKB: Samina Wa Athona
BACA JUGA:PKB Soroti Pengelolaan APBD Kabupaten Tegal: Raih WTP Harus Sejalan Kesejahteraan Rakyat
Fathul menyebut prinsip samina wa athona menjadi landasan dalam membangun hubungan dengan organisasi yang melahirkan partainya. Menurut Ketua Fraksi PKB DPRD ini, komitmen tersebut bukan hanya diwujudkan dalam forum kunjungan seperti ini, tetapi juga tercermin dalam sikap politik Fraksi PKB di DPRD yang selama ini selalu memperhatikan pandangan dan aspirasi PCNU.
“Apa pun bentuk arahan dari PCNU, akan kami laksanakan,” tegas Fathul. Ketua partai yang berasal dari Kecamatan Margadana ini berharap kunjungan yang akan diagendakan rutin setiap enam bulan ini dapat memberikan manfaat bagi kemaslahatan umat secara luas, mempererat sinergi antara PKB dan PCNU, serta semakin memperkuat kontribusi dalam membangun masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris PCNU Budi Fitriyanto menjelaskan, dalam pertemuan tersebut PCNU turut melibatkan perwakilan badan otonom (Banom) dan lembaga di lingkungan NU, di antaranya Muslimat, GP Ansor, serta unsur lainnya. Budi mengapresiasi komitmen PKB yang menyatakan kesiapan untuk memperjuangkan aspirasi warga Nahdliyin melalui jalur politik sesuai kewenangannya.
Menurut Budi, baik PCNU maupun PKB memiliki ruang perjuangan yang berbeda, namun tetap saling melengkapi dalam mewujudkan kepentingan umat. “PKB berjuang di ranah politik, sedangkan kami sebagai organisasi kemasyarakatan keagamaan memiliki medan perjuangan sendiri,” ujar Budi.