Kebakaran Hebat, Lima Ruang Kelas SMAN 1 Bantarkawung Dilalap Api
Petugas saat melakukan pemadaman api di belakang SMAN 1 Bantarkawung-TEGUH SUPRIYANTO/RADAR TEGAL-
BANTARKAWUNG, diswayjateng.id – Kobaran api menghanguskan lima ruang kelas SMA Negeri 1 Bantarkawung, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Sabtu (5/9) sore. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB itu membuat empat ruang kelas mengalami kerusakan parah, sedangkan satu ruang lainnya rusak ringan.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kebakaran mengakibatkan bangunan ruang kelas beserta sejumlah fasilitas di dalamnya mengalami kerusakan. Besarnya kobaran api sempat membuat warga sekitar khawatir api merembet ke bangunan sekolah lainnya.
Informasi yang dihimpun di lokasi, kebakaran diduga bermula dari lahan kering di belakang sekolah. Api kemudian dengan cepat menjalar setelah tertiup angin kencang yang melanda kawasan tersebut.
Kondisi lahan yang kering ditambah hembusan angin membuat kobaran api sulit dikendalikan. Dalam waktu singkat, api bergerak mendekati bangunan sekolah hingga akhirnya menyambar salah satu ruang kelas.
"Diketahui saat api sudah sangat dekat dengan bangun, sementara angin kencang mempercepat api menjalar hingga membakar ruangan kelas," jelas Herman, 44, warga sekitar.
BACA JUGA:Lahan Kosong di Lebaksiu Tegal Terbakar, Dua Pabrik Nyaris Jadi Amukan Si Jago Merah
BACA JUGA:Relawan MDMC Terseret Arus Saat Mandi di Sikasur Pemalang, Ditemukan Meninggal BACA JUGA:Relawan MDMC Terseret Arus Saat Mandi di Sikasur Pemalang, Ditemukan Meninggal
Menurut Herman, kobaran api awalnya hanya mengenai satu ruang kelas. Namun, api dengan cepat merambat ke bagian atap dan kemudian menjalar ke ruang kelas lain yang berdampingan.
"Semula api hanya mengenai satu ruangan, tapi dengan cepat menjalar sampai kebagian atap kelas dan semakin membesar," kata Herman.
Warga sekitar sempat berupaya melakukan pemadaman secara darurat. Namun, upaya tersebut tidak maksimal karena minimnya sumber air di sekitar lokasi. Kondisi tersebut membuat warga memilih segera melaporkan kebakaran kepada petugas Polsek Bantarkawung dan Pos Damkar Bumiayu.
Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung melakukan penanganan. Kobaran api dilokalisir agar tidak semakin meluas dan menyambar bangunan sekolah lainnya.
Penanganan juga mendapat dukungan dari BPBD Brebes Pos Bumiayu. Petugas menerjunkan satu unit truk tangki air untuk membantu memenuhi kebutuhan air selama proses pemadaman.
"Karena lokasi memang minim sumber air, karenanya kita backup selama proses pemadaman," jelas Budi Sujamiko, Koordinator Satgas PB Pos Bumiayu.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




