Peminat Adopsi Bayi KA Sancaka Membludak, Polisi Tegaskan Proses Belum Bisa Dibuka

Rabu 15-07-2026,19:00 WIB
Reporter : Achmad Khalik Ali
Editor : Wawan Setiawan

SOLO, diswayjateng.id — Gelombang simpati masyarakat terhadap bayi laki-laki yang ditemukan di toilet KA Sancaka relasi Yogyakarta–Surabaya terus berdatangan. 

 

Banyak warga menyatakan ingin mengadopsi bayi tersebut, namun Polresta Surakarta menegaskan proses pengangkatan anak belum dapat dilakukan karena perkara pidana yang menjerat kedua orang tua kandungnya masih berjalan.

 

Saat ini bayi yang diberi nama Bayu Nawasena Bhayangkara itu masih menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara Surakarta. 

 

Polisi memastikan kondisi kesehatannya terus dipantau oleh tim dokter sebelum nantinya diserahkan kepada Dinas Sosial untuk penanganan lebih lanjut.

 

Kasat PPA-PPO Polresta Solo, Kompol Ratna Karlinasari, mengatakan antusiasme masyarakat memang sangat tinggi. Meski demikian, seluruh proses adopsi harus mengikuti ketentuan hukum dan mekanisme resmi yang berlaku.

 

“Banyak masyarakat yang menyampaikan keinginan mengadopsi bayi ini, terutama melalui media sosial. Namun untuk saat ini proses tersebut belum bisa dilakukan karena perkara hukumnya masih berjalan,” ujarnya, Rabu 15 Juli 2026.

 

Menurut Ratna, setelah kondisi bayi dinyatakan stabil, status pengasuhannya akan berada di bawah koordinasi Dinas Sosial. Masyarakat yang berminat mengadopsi nantinya dapat mengajukan permohonan secara resmi melalui instansi tersebut.

 

Ia menjelaskan, proses adopsi baru dapat dipertimbangkan setelah putusan pengadilan terhadap kedua tersangka berkekuatan hukum tetap (inkrah). Selain itu, keluarga kandung masih memiliki hak untuk mengajukan pengasuhan sesuai prosedur yang berlaku.

Kategori :