TMMD Banyumudal Pemalang: Bangun Infrastruktur, Rawat Tradisi

Rabu 15-07-2026,23:00 WIB
Reporter : Agus mutaalimin
Editor : Wawan Setiawan

PEMALANG, diswayjateng.id - Wajah Desa Banyumudal, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang, bersiap bersolek. Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun 2026, kemanunggalan TNI dan rakyat tidak sekadar membangun infrastruktur fisik, melainkan juga merawat peradaban dan potensi lokal.

Komitmen itu ditegaskan saat Wakil Bupati Pemalang Nur Kholis membuka resmi TMMD di Lapangan Bola Tumanggal, Rabu (15/7). Upacara yang dipimpin Kapten CPM Suwaryo berlangsung khidmat. Usai seremonial, rombongan langsung bergerak meninjau sasaran fisik di Dukuh Gondang.

Danramil 10/Moga Kodim 0711/Pemalang Kapten Arm Irvan Sofiyadudin memaparkan, TMMD kali ini menyasar program fisik dan nonfisik demi mendongkrak kualitas hidup warga. Namun, Irvan menggarisbawahi bahwa Banyumudal memiliki modal sosial yang luar biasa."Desa ini menyimpan kekayaan budaya yang terus dijaga. Kesenian Ebeg dan Sintren yang dipimpin Leman dari RT 01/RW 10 Tumanggal menjadi warisan hidup yang membanggakan," ujar Irvan.

Banyumudal memang sarat kearifan lokal. Selain tradisi Sawung Lehor (telur) yang dilestarikan Kaji Rival, jejak sejarah purbakala juga terawat di kawasan Candi Sirawak di bawah penjagaan setia sang juru kunci, Gajo.

Di bawah nakhoda Kepala Desa Tamar dan Sekretaris Desa Purwo, denyut pembangunan desa kian bertenaga. Sektor formal ditopang oleh hadirnya 8 SD dan 3 sekolah menengah. Sementara fondasi spiritual kokoh berdiri berkat keberadaan Pondok Pesantren API Kuntadawa asuhan Abah Abdillah.

Potensi ekonomi hilir pun tak kalah mentereng. Warga sukses mengembangkan peternakan kambing etawa lewat tangan dingin Pak Slamet. Ada pula peternakan sapi di lahan bengkok yang dikelola Carik Purwo. Di sektor UMKM, desa ini memiliki produk unggulan berprospek cerah: Teh Cocong.

Denyut nadi ekonomi ini klop dengan potensi pelesiran. Rombongan sempat singgah ke Objek Wisata Gambangan yang menawarkan panorama alam asri. Tak jauh dari sana, penghormatan terhadap sejarah dilakukan lewat ziarah ke Tugu Pahlawan Gambangan, sebelum akhirnya rombongan meninjau KDKMP Desa Banyumudal untuk memastikan program pemberdayaan berkelanjutan.

Bagi TNI, TMMD Sengkuyung bukan sekadar proyek pengecoran jalan atau jembatan. Ini adalah investasi sosial jangka panjang.

"Bersama rakyat, TNI kuat. Bersama TMMD, Desa Banyumudal melangkah menuju masa depan yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera," tegas Kapten Irvan.

 

Kategori :