Dua Rumah Kayu Terbakar Hebat di Tengaran Kabupaten Semarang

Jumat 10-07-2026,08:40 WIB
Reporter : Erna Yunus Basri
Editor : Adi Mulyadi

UNGARAN, diswayjateng.id - Kebakaran hebat melanda dua rumah kayu di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun kerugian pemilik yakni Asfiah dan Tumadi diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. 

Pemicu kebakaran dua rumah bersebelahan itu diduga dipicu korsleting listrik yang memunculkan percikan api. Karena cuaca yang panas terik, api cepat membesar ditambah bangunan berbahan kayu serta tiupan angin. 

BACA JUGA: El Nino Mengancam, TPA Jatibarang Dijaga 24 Jam: Satgas Gabungan Diterjunkan Cegah Kebakaran

BACA JUGA: Tragis! Terjebak Kebakaran Kebun Tebu, Petani Lansia di Batang Ditemukan Tewas

"Tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tadi," kata seorang warga Karangduren. 

Kebakaran hebat yang terjadi pada Rabu, 8 Juli 2026, sekitar pukul 11.30 WIB itu, sempat membuat kepanikan warga sekitar. Kepulan asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dibarengi api menjulang. 

Masih menurut warga sekitar, tak lama muncul percikan api terdengar suara ledakan yang diduga berasal dari barang-barang yang mudah terbakar. 

"Habis ada ledakan api langsung membesar. Untung api dapat dilokalisir tidak sampai menjalar." 

BACA JUGA: Kebakaran Sport Center Metro Peterongan Semarang, Tujuh Armada Dikerahkan, Dua Orang Sempat Terjebak

BACA JUGA: Ruko Dua Lantai Tempat Usaha Bakmi Jowo di Purwodadi Kebakaran, Ini Faktor Penyebabnya

Dua rumah yang terbakar diketahui merupakan milik Asfiah dan Tumadi. Sebagian besar konstruksi bangunan berbahan kayu sehingga api dengan cepat melalap seluruh bagian rumah. Tiupan angin yang cukup kencang juga membuat kobaran api semakin sulit dikendalikan.

Saat pemadaman berlangsung, petugas berjibaku menyemprotkan air dari berbagai sisi untuk melokalisasi api agar tidak merembet ke rumah-rumah warga lainnya yang berada di sekitar lokasi. Api akhirnya berhasil dipadamkan setelah proses pemadaman berlangsung beberapa waktu.

Kategori :