Kapolres Boyolali: Masih Ditemukan Adanya Tindak Pidana Dilakukan Oknum Perguruan Silat
PENANDATANGANAN : Penandatanganan Pernyataan Komitmen Bersama Perguruan Pencak Silat Kabupaten Boyolali. Foto : Ist/ Erna Yunus Basri--
BOYOLALI, diswayjateng.id -Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra, S.H., S.I.K., M.Si., menyampaikan masih ditemukan adanya tindak pidana yang dilakukan oleh oknum Perguruan Silat.
Meski demikian, Polres Boyolali telah melakukan berbagai langkah preventif, mulai dari pembinaan kepada pengurus perguruan, pengawalan kegiatan pengesahan oleh jajaran Polsek, hingga razia knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis.
Hal ini dijabarkan Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra, S.H., S.I.K., M.Si., saat dilakukannya Rapat Koordinasi Kamtibmas.
Rapat bersama pimpinan dan perwakilan perguruan pencak silat se-Kabupaten Boyolali di Ruang Nakula, Kantor Bupati Boyolali itu, bagian dari evaluasi dan komitmen bersama agar kejadian serupa tidak terulang.
BACA JUGA: Polres Boyolali Ungkap Kasus Pidana Pengeroyokan di Rest Area Banyudono, Tangkap 4 Pelaku
"Gangguan Kamtibmas lebih banyak dipicu oleh kelompok pengiring atau pengombyong Perguruan Silat yang berasal dari berbagai daerah," kata Indra Maulana.
Oleh karena itu, ia meminta agar para ketua perguruan diminta lebih aktif mengendalikan anggotanya. Termasuk, mengimbau agar tidak mengikuti mobilisasi massa yang berpotensi menimbulkan konflik.
Menjelang agenda pengesahan di wilayah lain, Kapolres juga mengajak seluruh perguruan untuk tidak mengirimkan rombongan pendukung demi menjaga keamanan bersama.
Sementara itu, Bupati Boyolali Agus Irawan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat persaudaraan, meningkatkan komunikasi, dan menaati hukum.
BACA JUGA: Kronologi Aksi Penyerangan Konvoi Pesilat di Boyolali Versi Polisi: Terjadi di 3 Titik Ini
Serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
"Pemerintah Kabupaten Boyolali bersama Forkopimda berkomitmen menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif melalui sinergi dengan seluruh organisasi kemasyarakatan, termasuk perguruan pencak silat," ujarnya.
Sebagai wujud komitmen bersama, seluruh Forkopimda yang hadir melakukan dengan pembacaan dan penandatanganan Pernyataan Komitmen Bersama Perguruan Pencak Silat Kabupaten Boyolali.
Ada pun, isi Pernyataan Komitmen Bersama Perguruan Pencak Silat Kabupaten Boyolali kesepakatan untuk menjaga persatuan, menolak segala bentuk kekerasan, serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Boyolali.
BACA JUGA: Konvoi Anggota Perguruan Silat di Boyolali Resahkan Warga, Begini Respon Polisi
Turut hadir dalam penandatanganan itu, Dandim 0724/Boyolali Letkol Inf. Gunawan Nurbhatin, S.E., M.Tr.Han.
Seperti diketahui, Rapat koordinasi digelar sebagai upaya memperkuat sinergi antara Forkopimda dan seluruh perguruan pencak silat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya pasca pelaksanaan pengesahan warga baru perguruan silat yang sempat diwarnai sejumlah tindak pidana.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:





