HUT disway jateng

Titiek Soeharto Berharap Klaten Terus Jadi Daerah Percontohan Modern

Titiek Soeharto Berharap Klaten Terus Jadi Daerah Percontohan Modern

PANEN RAYA : Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto melakukan panen raya di Klaten. Foto : Ist/ Erna Yunus Basri--

KLATEN, diswayjateng.id- Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto (Titiek Soeharto), S.E., berharap Kabupaten Klaten terus menjadi daerah percontohan pembangunan pertanian yang maju, modern, dan berkelanjutan. 

"Sehingga mampu memberikan kontribusi besar bagi ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia," kata Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto, S.E., saat hadir dan ikut melakukan penan raya di Desa Desa Wonosari, Kabupaten Klaten, Jumat 10 Juli 2026. 

Kehadiran Siti Hediati Soeharto turut didampingi Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dr. H. Abdul Kharis Almasyhari, S.E., M.Si., beserta jajaran anggota Komisi IV DPR RI, diantaranya Edoardus Kaize, S.S., Jamaluddin Idham, S.H., M.H., Dr. Ir. Hj. Endang Setyawati Thohari, Dess., M.Sc., Dr. Ir. H. T. A. Khalid, M.M., H. Sulaeman L. Hamzah, Dr. Hj. Hindun Anisah, M.A., Riyono, S.Kel., M.Si., M. Zulfikar Suhardi, S.IP., dan Hasan Saleh.

Tampak pula mendampingi Komandan Kodim 0723/Klaten, Letkol Inf Slamet Hardianto, S.H., M.I.P., Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, S.I.Kom., Kapolres Klaten AKBP Faruk Rozi, S.H., S.I.K., M.H., Dandodiklatpur Rindam IV/Diponegoro Letkol Inf Alfian Erwin Syahputra, para Direktur Jenderal Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Direktur Utama Perum BULOG, Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero), jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dan Pemerintah Kabupaten Klaten

BACA JUGA: Izin Usaha BPR Ceper Permata Artha Klaten Dicabut, Klaim Simpanan 359 Nasabah Belum Dibayar

BACA JUGA: Peredaran Upal di Klaten, Polisi : Pelaku Manfaatkan Anak-anak

Sebagai informasi, kehadiran Titiek Soeharto, bagian dari pelaksanaan Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR RI sekalipun Panen Raya Padi yang berlangsung di areal persawahan Kelompok Tani (Poktan) Ngudi Makmur dan Sedyo Makmur, Desa Wonosari Kecamatan Trucuk Kabupaten Klaten. 

Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto menyampaikan sektor pertanian memiliki posisi yang sangat strategis sebagai penyangga ketahanan pangan nasional, penyedia lapangan pekerjaan, sekaligus penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. 

"Karena itu Komisi IV DPR RI memberikan perhatian penuh terhadap peningkatan produktivitas pertanian melalui penguatan sarana dan prasarana produksi," ungkap Titiek Soeharto. 

BACA JUGA: Polres Klaten Buru Pelaku Pembuangan Bayi, Selidiki CCTV Sekitar Lokasi

BACA JUGA: Warga Sekarsuli Klaten Utara Digegerkan Penemuan Bayi Perempuan Terluka di Persawahan

Termasuk didalamnya, modernisasi pertanian, penyediaan benih unggul, pupuk bersubsidi, perbaikan jaringan irigasi, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pertanian. 

Ia menegaskan bahwa DPR RI akan terus mendorong pemerintah melalui Kementerian Pertanian agar ketersediaan pupuk bersubsidi, perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan, serta peningkatan kesejahteraan petani dapat terus diperkuat. 

Serta, berbagai program prioritas seperti peningkatan mekanisasi pertanian, penguatan irigasi, penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan) . 



"Keberhasilan mewujudkan swasembada pangan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan," imbuhnya. 

BACA JUGA: Pembangunan KDMP di Klaten Sudah Mencapai 97 Persen

BACA JUGA: SPMB Jenjang SMP Negeri di Klaten Dibuka 29 Juni Hingga 2 Juli 2026

Bupati menyampaikan bahwa lokasi panen raya di Desa Wonosari merupakan hamparan sawah milik Poktan Ngudi Makmur dan Poktan Sedyo Makmur. 

"Ada pun, luas layan panen raya ini seluas kurang lebih 30 hektare yang ditanami varietas Inpari 32 dengan tingkat produktivitas sekitar 8 ton per hektare," ungkap Bupati. 

Menurut dia, kondisi yang ada menjadi bukti keberhasilan penerapan teknologi budidaya, penggunaan benih unggul, serta pendampingan intensif dari para penyuluh pertanian.

BACA JUGA: UPT Puskeswan Jatinom Tegaskan ke Pedagang Agar Tidak Bawa Ternak Sakit Ke Pasar Hewan di Klaten

BACA JUGA: 189 Siswa dan Guru di Klaten Keracunan MBG yang Mengadung Bakteri E coli

Dalam kesempatan itu, Bupati Klaten menyampaikan apresiasi Pemerintah Pusat, DPR RI, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Kementerian Pertanian, serta seluruh pemangku kepentingan yang telah memberikan dukungan melalui bantuan benih unggul, sarana produksi pertanian, alat dan mesin pertanian, penguatan jaringan irigasi hingga pupuk bersubsidi. 

Termasuk, bantuan drone pertanian, pupuk sebanyak 108 ton, pompa air, dan hand sprayer. 

Bupati berharap adanya bantuan tersebut semakin meningkatkan efisiensi usaha tani, produktivitas pertanian, serta kesejahteraan para petani di Kabupaten Klaten. 





Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait