494 Mahasiswa Kurang Mampu di Rembang Akhirnya Bisa Sarjana Berkat Program Beasiswa

Selasa 07-07-2026,08:30 WIB
Reporter : Arief Pramono
Editor : Adi Mulyadi

REMBANG, diswayjateng.id - Riuh tepuk tangan menggema di Pendopo Museum R.A. Kartini, Rembang. Ratusan mahasiswa penerima beasiswa saling menyapa, berbagi cerita, dan merayakan perjalanan yang membawa mereka lebih dekat dengan cita-cita. 

Di tengah wajah-wajah penuh harapan itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti, merasakan momentum ini lebih dari perayaan semata. 

Bagi Abdul Muti, keceriaan para mahasiswa ini menjadi bukti bahwa pemerintah daerah mampu membuka jalan bagi anak-anak Indonesia khususnya di Rembang untuk meraih masa depan melalui pendidikan. 
Mendikdasmen Abdul Muti hadiri Anniversary Forum Anak Beasiswa Rembang (FABS) ke-IX. --

Menurut Abdul Mu'ti, beasiswa tidak hanya bantuan biaya pendidikan semata. Pengalaman hidup Muti sendiri menjadi bukti, bahwa kesempatan yang diberikan melalui beasiswa dapat mengubah masa depan seseorang.

"Saya mungkin salah satu dari sekian banyak anak Indonesia yang hidupnya dari beasiswa ke beasiswa. Karena itu saya merasakan betul apa makna dukungan pemerintah terhadap anak-anak yang ingin meraih cita-cita melalui pendidikan," tutur Muti. 

Paparan itu dikatakan Muti, saat menghadiri Puncak Perayaan Anniversary Forum Anak Beasiswa Rembang (FABS) ke-IX. 

BACA JUGA:Oknum Nelayan Palsukan 14 Data Penerima Bantuan Subsidi BBM, Dinas Perikanan Jepara Murka

BACA JUGA:Mendikdasmen Siapkan Perubahan Sistem MBG, Kantin Sekolah Masuk Opsi Pengelolaan

Mendikdasmen juga mengapresiasi pemerintah setempat yang secara konsisten menghadirkan Forum Anak Beasiswa Rembang, sebagai investasi jangka panjang bagi pembangunan sumber daya manusia. 

Ia menyebut bahwa inisiatif Forum Anak Beasiswa Rembang, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto memperluas akses layanan pendidikan bermutu yang dapat dijangkau tanpa memandang latar belakang ekonomi maupun daerah asal.

"Forum seperti ini tidak hanya menjadi tempat berkumpulnya para penerima beasiswa. Yang lebih penting, forum ini harus menjadi ruang lahirnya generasi muda yang cerdas, percaya diri, dan siap mengabdi kepada masyarakat," tukas Muti. 

Abdul Mu’ti menegaskan, pemerintah terus memperluas akses pendidikan melalui berbagai kebijakan afirmatif. Meliputi Sekolah Rakyat, Sekolah Unggul Garuda, Garuda Transformasi, hingga Sekolah Nasional Terintegrasi.

BACA JUGA:Kejari Telusuri Kasus Penyelewengan MBG di Rembang: Jaringan Tersangka Dugaan Korupsi di BGN

BACA JUGA:Bengkel dan Toko Sparepart di Rembang Ludes Terbakar, Kerugian Mencapai Rp1,5 Miliar

Muti menandaskan, kesempatan untuk maju terbuka bagi setiap anak yang memiliki semangat belajar. 

Kategori :