HUT disway jateng

Taruhan Puluhan Juta, Balap Liar JLS Pati Dibubarkan Polisi

Taruhan Puluhan Juta, Balap Liar JLS Pati Dibubarkan Polisi

Aparat Polsek Pati Kota bubarkan balap liar dan tangkap sejumlah joki antar kota--

PATI, diswayjateng.id – Aksi balap liar yang kerap kucing-kucingan dengan petugas di Kabupaten Pati kembali memicu tindakan tegas. Tak ingin kecolongan, aparat Polresta Pati bergerak cepat membubarkan arena adu kecepatan ilegal di Jalur Lingkar Selatan (JLS) Pati, tepatnya di sebelah timur Perempatan Ngantru, Desa Dengkek, Kecamatan Pati, dini hari kemarin.

 

Pembubaran ini bermula dari aduan masyarakat yang resah. Saat personel Polsek Pati Kota tiba di tempat kejadian perkara (TKP), kondisi jalan nasional tersebut sudah lumpuh total. Arus lalu lintas macet dari dua arah akibat berjubelnya peserta dan penonton yang memadati badan jalan.

 

Informasi yang dihimpun menyebutkan, ajang tersebut bukan balapan amatir biasa. Konon, laga subuh itu mempertemukan dua tim besar dari luar daerah. Tidak tanggung-tanggung, mereka sengaja mendatangkan joki balap drag profesional dengan taruhan uang yang ditengarai mencapai puluhan juta rupiah. Demi menyedot massa, ajang ini bahkan dipromosikan secara masif lewat media sosial.


Belasan motor disita aparat polisi dari arena balapan liar di ruas Pantura Pati--

Dari operasi tersebut, polisi berhasil mengamankan 10 orang. Dua di antaranya diduga kuat memiliki peran sentral, yakni BK alias TW (26) yang bertindak sebagai petugas start, dan ATS alias M (29), pemuda asal luar daerah yang diduga menjadi joki.

 

Selain kedua pria tersebut, polisi membawa delapan remaja lain untuk dimintai keterangan, masing-masing berinisial AFA (14), REK (13), MI (23), RAP (23), AWNC (22), IDY (28), AA (18), dan AGFP (18). Kepada petugas, mayoritas dari mereka berdalih hanya datang sebagai penonton setelah mendapat informasi dari media sosial dan ajakan teman.

 

Kapolsek Pati Kota Iptu Windartono mengungkapkan, pihaknya tengah mendalami indikasi judi taruhan dalam aksi tersebut.

"Dugaan sementara ada unsur perjudian. Namun, saat penindakan di lapangan, kami belum menemukan barang bukti uang tunai di lokasi. Semua keterangannya masih kami dalami," terang Windartono.

 

Selain mengamankan para terduga pelaku dan penonton, korps baju cokelat juga menyita 11 unit sepeda motor yang diduga kuat berkaitan dengan aktivitas balap liar tersebut.

 

Windartono menegaskan, aksi nekat ini sangat membahayakan, baik bagi para pelaku maupun pengguna jalan lain. Terlebih, aksi tersebut menutup total akses jalan nasional yang vital bagi urusan logistik.

 

"Kami tidak akan memberikan ruang bagi aksi balap liar yang meresahkan masyarakat. Kegiatan seperti ini sangat membahayakan keselamatan dan akan terus kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku," pungkasnya.

 

Saat ini, seluruh pemuda beserta barang bukti kendaraan masih diamankan di Mapolsek Pati guna pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga terus memburu aktor intelektual di balik layar, mulai dari penyelenggara hingga penyandang dana taruhan tersebut.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: