SLAWI, diswayjateng.id – Musibah datang tanpa aba-aba. Dalam sehari, dua rumah warga Kabupaten Tegal ambruk akibat kondisi bangunan yang sudah lapuk.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, dua keluarga harus menanggung kerugian hingga puluhan juta rupiah dan memulai kembali hidup mereka dari puing-puing rumah yang ambruk.
Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal pun turun tangan memberikan bantuan kepada para korban agar beban mereka sedikit berkurang.
Ketua PMI Kabupaten Tegal Iman Sisworo melalui Kepala Markas PMI, Sunarto, mengatakan bantuan diberikan kepada dua kepala keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan parah akibat bangunan yang sudah rapuh.
BACA JUGA:Ngeri! Aktivitas Keuangan Ilegal di Tegal Capai Rp200 Miliar, Dipicu Judi Online dan Pinjol
BACA JUGA:Kepala Desa Danawarih Tegal Jadi Tersangka Penipuan dan Penggelapan Mobil
Korban pertama adalah Murningsih, warga Desa Kedungsukun RT 09 RW 02, Kecamatan Adiwerna. Rumah miliknya roboh pada Kamis, 25 Juni 2026, sekitar pukul 14.00 WIB. Beruntung saat kejadian tidak ada penghuni yang tertimpa material bangunan.
Kerugian akibat rumah roboh tersebut diperkirakan mencapai Rp10 juta. Sebagai bentuk kepedulian, PMI Kabupaten Tegal menyerahkan bantuan berupa uang tunai Rp1 juta serta paket sembako.
Bantuan diserahkan Ketua PMI Kabupaten Tegal dan diterima langsung oleh Murningsih, disaksikan perangkat Desa Kedungsukun pada Rabu, 1 Juli 2026.
"Alhamdulillah, saya bersyukur masih diberi keselamatan. Rumah memang roboh, tetapi yang paling penting keluarga selamat. Bantuan ini sangat berarti untuk meringankan kebutuhan kami sambil berusaha memperbaiki rumah," ujar Murningsih.
BACA JUGA:Menyingkap Tabir Peradaban Lewat Naskah Kuno Sejarah Tegal
Musibah serupa juga menimpa Tri Setyawati, warga Kelurahan Kudaile RT 01 RW 03, Kecamatan Slawi. Atap rumahnya ambruk pada Kamis, 25 Juni 2026, sekitar pukul 07.30 WIB akibat kondisi bangunan yang telah lapuk.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun kerugian ditaksir mencapai Rp15 juta. PMI Kabupaten Tegal kembali menyalurkan bantuan berupa uang tunai Rp1 juta dan paket sembako.
Bantuan diterima langsung oleh Tri Setyawati dengan disaksikan Kepala Kelurahan dan Sekretaris Lurah Kudaile.