Wakil Komandan Regu (Wandanton) Damkar Kota Semarang, Bambang Setiawan, mengatakan laporan diterima sekitar pukul 10.45 WIB.
BACA JUGA:Website Dinas Pemadam Kota Semarang Diretas Situs Judi Online, Layanan Sementara Dialihkan ke Manual
BACA JUGA:Update Kebakaran Metro Sport Center Peterongan, 5 Korban Dilarikan ke Rumah Sakit
Petugas dari Pos Damkar Ngaliyan langsung diberangkatkan ke lokasi setelah memastikan laporan tersebut.
Menurut Bambang, dugaan sementara ledakan dipicu tekanan tinggi pada mesin blower yang digunakan dalam proses produksi.
Sebelum meledak, mesin disebut mengeluarkan panas tidak normal dan hendak diperiksa oleh petugas yang bertanggung jawab, namun ledakan terjadi lebih dulu.
"Indikasi awal karena tekanan tinggi pada mesin. Dari jarak satu hingga dua meter saja panasnya sudah terasa. Saat hendak dicek, mesin langsung meledak," ujar Bambang.
BACA JUGA:Kebakaran Hanguskan Rumah di Kudus, Dua Lansia Meninggal Dunia Dikepung Kobaran Api
BACA JUGA:Kebakaran Rumah di Menduran Grobogan, Uang Tunai Rp10 Juta Jadi Abu
Ia menegaskan kerusakan bangunan di lokasi merupakan dampak ledakan, bukan akibat kebakaran.
Hal itu terlihat dari tidak adanya bekas hangus maupun kepulan asap di area pabrik.
"Yang terlihat adalah efek ledakan. Atap dan material bangunan runtuh, bukan terbakar," jelasnya.
Hingga kini, penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan aparat kepolisian dan tim Inafis.