SEMARANG, diswayjateng.id – Video yang memperlihatkan seorang petugas di lingkungan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Semarang membuka tampilan game di komputer saat jam pelayanan ramai dipastikan bukan digunakan untuk bermain game, melainkan sebagai cara agar sistem komputer tidak terkunci otomatis akibat fitur keamanan yang diterapkan.
Video petugas Dukcapil Semarang tersebut sempat beredar di media sosial dan memunculkan anggapan bahwa petugas bermain game ketika masyarakat sedang mengantre mengurus administrasi kependudukan. Penjelasan resmi kemudian disampaikan oleh Dinas Dukcapil Kota Semarang untuk meluruskan informasi yang beredar.
Menurut Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Semarang, Yudi Hardianto Wibowo, komputer yang terekam dalam video bukan digunakan untuk pelayanan penerbitan dokumen kependudukan, melainkan berada di layanan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
"Petugas itu membantu layanan aktivasi IKD. Bukan komputer yang digunakan untuk menerbitkan dokumen kependudukan. Sesuai standar keamanan informasi ISO 27001, komputer di layanan tersebut akan terkunci otomatis jika tidak digunakan selama 30 detik," kata Yudi.
Ia menjelaskan, tampilan game yang terlihat di layar hanya dijadikan halaman yang tetap aktif agar komputer tidak melakukan lock out secara otomatis. Dengan demikian, petugas tidak perlu berulang kali masuk ke sistem saat ada masyarakat yang datang untuk melakukan aktivasi IKD.
"Itu sebenarnya bukan dimainkan. Halaman game hanya dibuka supaya sistem tidak time out. Jadi ketika ada pemohon datang setelah lebih dari 30 detik, petugas tidak perlu login lagi. Yang terlihat hanya halamannya saja, bukan sedang bermain game," ujarnya.
Yudi mengakui cara tersebut dapat menimbulkan persepsi yang keliru di masyarakat. Karena itu, pihaknya telah meminta petugas mengganti tampilan yang digunakan agar tidak lagi menggunakan halaman game.
"Nanti sudah kami cari solusinya. Yang dibuka bukan lagi game, tetapi dokumen yang tampil terus bergerak sehingga fungsinya tetap sama, yaitu mencegah komputer terkunci otomatis. Dengan begitu tidak menimbulkan salah paham," jelasnya.