Cegah Bancakan, Komisi IV DPRD Batang Desak Seragam Gratis Libatkan UMKM

Jumat 26-06-2026,21:00 WIB
Reporter : Bakti Buwono
Editor : Wawan Setiawan

Pemerataan manfaat harus menjadi prioritas utama. Program ini dinilai memiliki tujuan sosial sekaligus ekonomi.

Siswa memperoleh seragam tanpa biaya tambahan. Di sisi lain, ekonomi masyarakat lokal ikut bergerak.Karena itu, pelaksanaan harus sesuai tujuan awal. 

Tofani juga mengingatkan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat. Ia meminta program dijalankan secara profesional.

"Jangan sampai menjadikan program ini sebagai bancakan," tegasnya.

Ia meminta seluruh proses mengikuti arahan Bupati Batang. Pelaksanaan yang transparan dinilai menghindari munculnya kecurigaan publik.

Sementara itu, keluhan datang dari sejumlah penjahit. Mereka mengaku belum memperoleh kesempatan mengerjakan seragam sekolah.

Keluhan muncul dari berbagai kecamatan di Kabupaten Batang. Di antaranya Kecamatan Batang, Subah, Banyuputih, Bawang, dan Bandar.

Mereka berharap pemerintah membuka akses lebih merata. Para pelaku usaha mengaku memiliki kemampuan memproduksi seragam sekolah.

Namun, mereka belum dilibatkan dalam program tersebut. Mereka menilai pelaksanaan belum sepenuhnya sesuai arahan Bupati.

Sebelumnya, Bupati M. Faiz Kurniawan menginginkan UMKM sekitar sekolah dilibatkan. Langkah itu bertujuan memperluas manfaat ekonomi daerah.

Perputaran uang diharapkan tetap berada di Kabupaten Batang. Namun, sebagian penjahit mengaku pekerjaan terpusat pada pihak tertentu.

Pihak tersebut dinilai memiliki kapasitas produksi lebih besar. Kondisi itu membuat usaha kecil kehilangan peluang.

Padahal, banyak penjahit menggantungkan penghasilan dari jasa tersebut. Sorotan juga datang dari pengrajin batik Batang.

Mereka mengirimkan surat terbuka kepada Bupati Batang. Surat tersebut berisi aspirasi terkait pengadaan seragam batik.

Para pengrajin mengapresiasi kebijakan pemerintah daerah. Mereka mendukung pelestarian batik melalui seragam sekolah.

Namun, mereka berharap pelaksanaannya lebih merata. Banyak pengrajin berpengalaman belum memperoleh kesempatan.

Kategori :