Faiz mengungkapkan pihaknya telah mengusulkan sekitar 400 unit rumah tambahan ke kementerian terkait agar cakupan program bedah rumah semakin luas.
“Kalau usulan ini disetujui, total hampir 600 rumah warga akan kita bantu di seluruh Kabupaten Batang,” jelasnya.
Program RTLH diprioritaskan bagi masyarakat kurang mampu yang masuk kategori desil 1 hingga desil 5 berdasarkan data kesejahteraan sosial.
Pemkab Batang juga membuka ruang pengajuan bantuan melalui pemerintah desa agar warga yang benar-benar membutuhkan dapat segera terdata.
“Nanti warga bisa mengusulkan melalui desa, kemudian diteruskan ke pemerintah kabupaten,” ujar Faiz.
Program RTLH menjadi salah satu strategi Pemkab Batang dalam menekan angka kemiskinan ekstrem yang masih ditemukan di sejumlah wilayah pedesaan.
Dengan rumah yang lebih layak, pemerintah berharap kualitas kesehatan, kenyamanan hidup, hingga produktivitas masyarakat ikut meningkat.
Langkah percepatan bedah rumah tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa pembangunan tidak hanya soal infrastruktur besar, tetapi juga memastikan masyarakat kecil bisa hidup dengan lebih layak dan bermartabat.