Saat Bupati Batang Kaget Temukan Rumah Warga Hanya 2x2 Meter
Bupati Batang M Faiz Kurniawan tinjau RTLH-ist-
BATANG, diswayjateng.id – Bupati BATANG M Faiz Kurniawan dibuat prihatin saat menemukan warga yang tinggal di rumah berukuran sekitar 2x2 meter.
Hal itu ditemukannya dalam peninjauan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Kebumen, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Selasa 19 Mei 2026.
Rumah sempit itu bahkan hanya cukup digunakan untuk tidur seorang diri tanpa ruang tamu maupun kamar mandi.
Tak hanya rumah sempit, Faiz juga mendapati rumah warga dengan lantai tanah, atap bocor, hingga dinding lapuk yang membahayakan penghuni saat musim hujan.
BACA JUGA: Market Sounding KPBU APJ, Bupati Faiz Gaspol Tarik Investor untuk Program “Batang Terang”
BACA JUGA: Letkol Inf Didik Sudarmawan Resmi Jabat Dandim 0736/Batang
“Terdapat rumah warga dengan kondisi sangat memprihatinkan. Ada yang lantainya masih tanah, atapnya bocor, dindingnya rusak, bahkan ada rumah ukurannya hanya dua kali dua meter,” kata Faiz saat melakukan peninjauan.
Kondisi itu membuat Pemerintah Kabupaten Batang mempercepat program bantuan RTLH sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat kecil.
Pada tahun 2026, Pemkab Batang mengalokasikan bantuan RTLH melalui APBD untuk lebih dari 140 rumah warga di berbagai kecamatan.
Setiap penerima bantuan mendapatkan anggaran sebesar Rp18,5 juta untuk memperbaiki rumah secara mandiri dengan pendampingan dan pengawasan teknis dari pemerintah.
BACA JUGA: Viral Motor Masuk Tol Batang-Semarang, Petugas Jasamarga Kejar Pengendara hingga KM 353
BACA JUGA: 31 Tahun Hilang di Malaysia, Tangis Gim Suyati Pecah Saat Pulang ke Kampung di Batang
Menurut Faiz, program tersebut bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga bentuk pemulihan martabat masyarakat agar memiliki tempat tinggal yang lebih manusiawi.
“Rumah yang layak itu kebutuhan dasar. Pemerintah harus hadir supaya masyarakat bisa hidup lebih aman, sehat, dan nyaman,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
