“Pengakuannya hanya ingin mencoba. Dia penasaran apakah kalau terjun dari Jembatan Jurug itu pasti meninggal atau tidak,” terang Kapolsek.
Polisi memastikan tidak ditemukan indikasi persoalan ekonomi, keluarga, maupun konflik pribadi yang melatarbelakangi aksi tersebut. Dugaan sementara, tindakan nekat itu murni dipengaruhi alkohol dan kondisi emosional yang tidak stabil.
“Tidak ada masalah keluarga, ekonomi, atau pertengkaran. Murni karena pengaruh minuman keras dan rasa penasaran,” imbuhnya.
Korban sendiri dilaporkan selamat tanpa mengalami luka serius. Setelah kondisi mulai membaik, pihak keluarga datang ke kantor polisi untuk menjemput korban dan membawa pulang sepeda motor yang sempat tertinggal di atas jembatan.