Driver Ojol di Pekalongan Tewas di Masjid Usai Antar Makanan

Senin 11-05-2026,13:40 WIB
Reporter : Mukhtarom
Editor : Laela Nurchayati

PEKALONGAN, diswayjateng.com – Seorang driver ojek online (ojol) di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, meninggal dunia di area tempat wudhu masjid setelah sempat mengantarkan pesanan makanan dan mengikuti salat Maghrib berjamaah, Minggu (10/5/2026) petang.

Korban diketahui bernama Juroto (45), warga Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan.

Ia ditemukan tak bernyawa di area tempat wudhu masjid pondok pesantren di Desa Karangsari, Kecamatan Karanganyar.

Peristiwa meninggalnya driver ojol di masjid tersebut terjadi sekitar pukul 18.00 WIB dan sempat menggegerkan jamaah serta warga sekitar pondok pesantren.

BACA JUGA:Lazismu Pekalongan Bangun Ekosistem Bisnis Ayam dari Hulu ke Hilir Lewat Program El Chicken

BACA JUGA:Kuliner ‘Tumpah Blek’ di Kedungwuni, Sukirman Dorong UMKM Center Jadi Wisata Baru Pekalongan

Kapolsek Karanganyar Iptu Slamet Riyadi mengatakan, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban datang ke lokasi untuk mengantarkan pesanan ayam geprek dari aplikasi Gojek.

“Korban selesai mengantar pesanan makanan dan kemudian ikut melaksanakan salat Maghrib berjamaah di masjid,” kata Slamet Riyadi dalam keterangannya, Senin (11/5/2026).

Saat salat Maghrib berlangsung, korban tiba-tiba keluar dari saf ketika rakaat ketiga.

Korban kemudian berjalan menuju area tempat wudhu sambil menutupi mulutnya.

BACA JUGA:DAM Haji Kini Bisa di Indonesia, 184 Jamaah Pekalongan Ikuti Fatwa Tarjih Muhammadiyah

BACA JUGA:Tanggapi Demo Mahasiswa, Plt Bupati Pekalongan Targetkan Satgas PHK Terbentuk Mei 2026

Menurut keterangan sejumlah saksi, korban sempat terdengar batuk cukup keras dari arah tempat wudhu masjid.

“Beberapa saksi mendengar korban batuk cukup keras di area tempat wudhu. Setelah jamaah selesai shalat, korban ditemukan sudah dalam posisi terlentang di bawah kran tempat wudhu dengan kondisi mulut mengeluarkan darah,” jelasnya.

Jamaah dan pengurus pondok pesantren yang mengetahui kejadian itu langsung melaporkannya ke Polsek Karanganyar.

Polisi bersama tim Inafis Polres Pekalongan dan dokter jaga RSUD Kajen kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

Kategori :