May Day: Bupati Batang Bahas Pekerja Difabel, Trans Jateng hingga Perumahan

Senin 04-05-2026,15:00 WIB
Reporter : Bakti Buwono
Editor : Laela Nurchayati

BATANG, diswayjateng.com – Pemerintah Kabupaten Batang mulai penyerapan tenaga kerja menjadi pembangunan ekosistem ramah buruh yang inklusif.

Momentum itu ditegaskan Bupati Batang M Faiz Kurniawan saat peringatan Hari Buruh di Kantor Dinas Ketenagakerjaan setempat.

Ia menekankan bahwa kebijakan tahun ini juga menyasar langsung kelompok rentan, terutama penyandang disabilitas.

“Perusahaan harus mulai membuka ruang lebih besar bagi kelompok difabel, karena semua orang punya kesempatan yang sama untuk bekerja,” tegasnya, Senin 4 Mei 2026.

BACA JUGA: Tak Melaut Akibat Harga Solar Naik, Bos Kapal Batang Gelar Aksi di DPRD dan Pemkab

BACA JUGA: Investasi ke Batang Nomor Satu di Jateng, Salip Kendal dan Kota Semarang

Kebijakan ini tidak berdiri sendiri, melainkan terhubung dengan program pelatihan tenaga kerja yang selama ini dikenal dengan nama Daker.

Program Daker diposisikan sebagai jembatan untuk menutup kesenjangan kompetensi antara pencari kerja dan kebutuhan industri.

Sebagian kuota pelatihan bahkan akan dikhususkan untuk difabel agar mampu bersaing di dunia kerja formal.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa inklusivitas tenaga kerja bukan lagi wacana, melainkan mulai diterapkan secara sistematis di Batang.

BACA JUGA: Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Batang Tembus 65 Sepanjang 2025, Beri Sinyal Kuat

BACA JUGA: Kemunculan Posko AMPB di Depan Mapolres Pati Menuai Beragam Respon

Selain pelatihan, pemerintah daerah juga menyiapkan dukungan struktural berupa transportasi publik dan perumahan subsidi bagi buruh.

Kebijakan ini bertujuan menekan biaya hidup pekerja sekaligus meningkatkan kenyamanan mobilitas harian.

“Transportasi publik akan kita dorong, termasuk Trans Jateng yang ditargetkan hadir maksimal 2027,” ujar Faiz.

Kategori :